Movie Review Tukang Aqua alias Aquaman


review film aquaman



 Semenjak ada bioskop di plaza sebelah rumah, nonton film ke bioskop jadi kegiatan rutin setiap weekend. Weekend kemarin saya sempat galau mau nonton Aquaman atau Bumblebee, dua-duanya kebetulan sedang ada promo tiket Buy 1 Get 1, dua-duanya juga film yang cocok banget di tonton keluarga terutama anak cowok. 

 Setelah cek trailer di Youtube, kok lebih seru trailer filmnya tukang Aqua yach daripada si robot mobil itu. Lagian pemainnya juga lebih ganteng dan gagah si Aquaman. Anak-anak juga merasa bosan dengan film transformer, mereka beralasan "Bumblebee kan anggota transformer, paling ceritanya gitu-gitu aza Nda, menyelamatkan dunia dari decepticon."

 Baiklah, saya pun segera memesan 4 tiket film Aquaman. Setelah dibayar saya baru inget, Ayay sedang dinas keluar kota jadi pergi nontonnya bertiga dengan anak-anak aza. Terpaksa dech 1 tiket itu dihanguskan. Hahaha


Humor 'receh' Bunda

 Aquaman bukan menceritakan tentang tukang aqua looh yach! tapi tentang Arthur Curry, anak dari darah campuran makhluk darat dan laut yang berusaha menghentikan penyerangan penghuni laut ke daratan. Penyerangan tersebut atas niat jahat Raja Orm yang merupakan adik Arthur, hasil pernikahan nyokapnya dengan Raja Atlantis. Satu-satunya cara menghentikan penyerangan tersebut, Arthur harus mengambil tahta adiknya. Berhasilkan Arthur menggagalkan rencana jahat Orm dan menjadi penghubung antara dunia Atlantis dengan manusia? Dikutip dari review Kincir.



Kesan pertama nonton film ini: WOW
Visual effect atau CGI di film Aquaman ini benar-benar jempolan dech! Anak-anak begitu terpesona sampai berulang kali mengucapkan kata 'keren'. Terkadang anak-anak akan langsung automatis bete dan saya bisa tertidur kalau CGI atau editing film tampak palsu.

Jalan cerita: Saya gak mau spoiler ah, jadi gak akan cerita detail filmnya. Menurut saya Aquaman ini beda dengan superheroes DC Comics lainnya.  Penampilan Jason Momoa yang sangar seperti bad guy dan slengean itu ternyata cocok jadi pahlawan. Karakter-karakter pendukung lainnya pun keren, kostum penjaga atlantis dengan senjata plasmanya, ikan hiu dengan kostum perang dan adegan perang under water semuanya beda dan baru kali ini saya lihat. Setidaknya kali ini tidak banyak ledakan bom atau gedung-gedung di perkotaan padat penduduk yang hancur seperti kalau superheroes DC Comics lainnya berantem. Hehehe.

Adegan xxx: Film ini rate PG-13, aman untuk anak-anak tapi tentu saja dengan dampingan orangtua. Ada adegan kekerasan seperti berkelahi (film superheroes mana yang tidak ada berantemnya?) dan juga ada adegan sedikit minum alkohol dan merokok. Untuk adegan kissu-kissu, seingatnya saya hanya ada 2-3 kali adegan kiss biasa dan ada 1 adegan kiss yang tampak jelas disensor. Tidak ada adegan telanjang kecuali para ikan-ikan yang tidak pakai baju. Hahaha.

Minusnya: Menurut saya film ini agak kelamaan, 2 setengah jam booo! Tapi anak-anak malah senang filmnya lama karena filmnya keren. Kalau saya merasa lama bukan karena bosan tapi gak tahan dingin yang mengakibatkan saya sibuk bolak-balik ke toilet. Buat yang doyan ngemil saat nonton, wajib bawa cemilan lebih banyak daripada biasanya. Jangan sampai film baru sepertiga jalan, eh popcornnya sudah habis duluan.

Overall: Film Aquaman ini RECOMMENDED banget *angkat 2 jempol* untuk ditonton bersama dengan seluruh keluarga.


 Nah, kalau ingin sering-sering nonton bioskop tanpa bikin dompet setipis atm (atm-nya kosong pula) Kalian bisa mencoba cara saya yang selalu beli tiket di aplikasi TIX-ID. Beli tiket bioskop gak perlu repot-repot ngantri panjang, tinggal datang ke bioskop menuju antrian khusus yang tanpa ngantri samasekali, lalu scan barcode atau masukin kode booking kita lalu keluar dech tiket kita. Selain lebih mudah, ada banyak promo seperti Pre-sale tiket, Buy 1 Get 1 atau aneka diskon lainnya.



(^_^) KEEP CALM & HAPPY NOBAR

0 comments:

Post a Comment