Baca Dulu! Sebelum Membelikan Anak Mainan

Baca Dulu! Sebelum Membelikan Anak Mainan 

mainan anak


Dunia anak adalah dunia bermain. Apapun yang mereka lakukan akan selalu didasari oleh keinginan untuk mendapatkan perasaan senang dan bahagia. Sehingga tidak mengherankan apabila apapun yang mereka sentuh, yang mereka pegang, hingga yang mereka lihat, seolah-olah adalah sesuatu yang menyenangkan dan selalu mampu memancing mereka untuk bermain dan berimajinasi.

 Mainan anak ​​sejatinya sangat penting. Tidak hanya berfungsi untuk menemani mereka agar aktif dan berimajinasi, melainkan bermanfaat juga untuk melatih dan membantu perkembangan fisik maupun motorik halus anak.

 Di mata anak-anak, kasur yang empuk adalah trampolin yang menyenangkan. Di mata anak-anak, boneka besar yang lucu ​adalah teman bermain yang menggemaskan. Di mata mereka, pasir yang kotor bagi orang dewasa bisa jadi tempat yang paling mengasyikkan untuk berkubang.

 Itulah anak-anak. Apa yang menjijikkan bagi orang tua seringkali dipandang sebaliknya oleh anak-anak. Apa yang dianggap kotor oleh orang dewasa bisa jadi adalah sesuatu yang mengasyikkan dan bisa memberikan kebahagiaan kepada mereka. Karena pada dasarnya, anak-anak belum bisa membedakan antara yang baik dan buruk. Mereka selalu mengedepankan imajinasi, kesenangan, dan kebahagiaan tanpa peduli bahaya yang mengintai.

 Berbicara soal mainan dan anak-anak. mereka juga seringkali tidak tahu bahaya yang ada di balik setiap mainan yang mereka pegang. Bahkan, untuk mainan anak yang dianggap aman oleh orang dewasa, bisa saja jadi berbahaya apabila berada di tangan anak-anak. Oleh sebab itu, orang tua harus bijak dalam memilih mainan yang akan mereka berikan kepada anak. Agar mainan dan permainan yang mereka lakukan tidak membahayakan diri mereka sendiri maupun teman teman bermainnya.

 Jadi, sebelum membeli mainan, pastikan Bunda membaca beberapa tips berikut ini terlebih dahulu.

Pilihlah mainan berdasarkan usia anak. Sebelum membeli mainan untuk anak, pastikan Anda melihat usia mereka terlebih dahulu. Kemudian pilihlah mainan berdasarkan usia mereka. Karena banyak sekali mainan yang diciptakan untuk membantu perkembangan anak mulai dari usia 0-1 tahun, 1-2 tahun, 2-3 tahun dan seterusnya. Jangan belikan mainan yang tidak sesuai dengan umur anak.

Perhatikan ukuran mainan. Mainan berukuran kecil sebaiknya tidak diberikan kepada Batita (bayi tiga tahun) karena berpotensi menyebabkan mereka tersedak. Mengingat, anak kecil di bawah usia 3 tahun masih suka memasukkan apapun ke dalam mulut mereka, tak terkecuali mainan.

Permainan yang berkualitas. Mainan yang berkualitas biasanya memang berharga mahal. Tapi mainan seperti ini cenderung lebih aman bagi anak-anak dibandingkan dengan mainan yang berkualitas rendah. Tidak selamanya mainan mahal itu bebas bahaya. Karena banyak sekali mainan mahal yang ternyata tidak aman bagi anak. Misal, mainan yang menggunakan cat yang mudah terkelupas. Jenis mainan seperti ini sangat berbahaya, karena zat/cat tersebut bisa saja ikut tertelan bersama makanan atau tertelan karena anak sengaja memasukkan mainan ke dalam mulut mereka.

Pilihlah mainan yang warna-warni. Warna-warni cerah pada mainan bisa menstimulasi kerja otot mata agar sinkron dengan otot, serta melatih anak mengenal warna. Dan mainan cerah cenderung lebih menarik bagi anak dibandingkan dengan mainan berwarna gelap.

Hindari membeli mainan yang berujung runcing atau tajam. Mainan seperti pedang-pedangan sangat berbahaya bagi anak. Karena seperti yang telah saya ungkapkan diatas, mainan yang dianggap aman oleh orang dewasa bisa jadi sangat berbahaya jika berada di tangan anak-anak. Selain mainan yang berujung runcing dan memiliki permukaan tajam, hindari juga mainan-mainan yang berpotensi menyebabkan anak cedera atau terluka seperti mercon, kembang api, pistol-pistolan atau mainan senjata yang menggunakan peluru sekalipun senjata tersebut hanya menggunakan peluru plastik.

 Pilihlah mainan yang dapat mengasah otak anak. Mainan seperti puzzle dapat melatih konsentrasi dan kesabaran anak untuk menyatukan kembali potongan puzzle. Mainan susun balok dapat  meningkatkan imajinasi dan melatih kreativitas anak dalam membentuk balok-balok menjadi gedung dan aneka bentuk lainnya.


Rekomendasi tempat beli mainan anak yang lengkap dan murah serta berkualitas.

 Sebagai Ibu yang bijak, saya tentu harus selalu pintar berhemat dan mengatur pengeluaran belanja. Toko online menjadi salah satu rekomendasi tempat berbelanja, terutama saat ingin membeli mainan anak. Pasalnya, sudah sejak lama kita mengenal pasar daring sebagai tempat belanja paling hemat, tidak menyita banyak waktu, bisa membantu kita menghemat tenaga, pilihan yang lengkap, dan banyak diskon serta promo. 

 Berbicara soal toko online. Saya teringat pada online shop Bukalapak yang saya anggap sebagai salah satu olshop favorit saya. Mengingat, olshop ini banyak sekali menawarkan boneka lucu yang cocok untuk anak cewek, menyediakan berbagai mainan untuk anak laki-laki, dan banyak menjual mainan berkualitas dengan pilihan yang beragam. Selain itu, tentu saja fitur-fitur menarik yang mereka tawarkan seperti fitur BukaDana, BukaCicilan, hingga fitur Nego, adalah kelebihan tersendiri yang selalu bisa membantu kita berhemat saat belanja, khususnya membeli mainan anak. 



(^_^) KEEP CALM & HAPPY SHOPPING MAINAN ANAK!

Movie Review Tukang Aqua alias Aquaman


review film aquaman



 Semenjak ada bioskop di plaza sebelah rumah, nonton film ke bioskop jadi kegiatan rutin setiap weekend. Weekend kemarin saya sempat galau mau nonton Aquaman atau Bumblebee, dua-duanya kebetulan sedang ada promo tiket Buy 1 Get 1, dua-duanya juga film yang cocok banget di tonton keluarga terutama anak cowok. 

 Setelah cek trailer di Youtube, kok lebih seru trailer filmnya tukang Aqua yach daripada si robot mobil itu. Lagian pemainnya juga lebih ganteng dan gagah si Aquaman. Anak-anak juga merasa bosan dengan film transformer, mereka beralasan "Bumblebee kan anggota transformer, paling ceritanya gitu-gitu aza Nda, menyelamatkan dunia dari decepticon."

 Baiklah, saya pun segera memesan 4 tiket film Aquaman. Setelah dibayar saya baru inget, Ayay sedang dinas keluar kota jadi pergi nontonnya bertiga dengan anak-anak aza. Terpaksa dech 1 tiket itu dihanguskan. Hahaha


Humor 'receh' Bunda

 Aquaman bukan menceritakan tentang tukang aqua looh yach! tapi tentang Arthur Curry, anak dari darah campuran makhluk darat dan laut yang berusaha menghentikan penyerangan penghuni laut ke daratan. Penyerangan tersebut atas niat jahat Raja Orm yang merupakan adik Arthur, hasil pernikahan nyokapnya dengan Raja Atlantis. Satu-satunya cara menghentikan penyerangan tersebut, Arthur harus mengambil tahta adiknya. Berhasilkan Arthur menggagalkan rencana jahat Orm dan menjadi penghubung antara dunia Atlantis dengan manusia? Dikutip dari review Kincir.



Kesan pertama nonton film ini: WOW
Visual effect atau CGI di film Aquaman ini benar-benar jempolan dech! Anak-anak begitu terpesona sampai berulang kali mengucapkan kata 'keren'. Terkadang anak-anak akan langsung automatis bete dan saya bisa tertidur kalau CGI atau editing film tampak palsu.

Jalan cerita: Saya gak mau spoiler ah, jadi gak akan cerita detail filmnya. Menurut saya Aquaman ini beda dengan superheroes DC Comics lainnya.  Penampilan Jason Momoa yang sangar seperti bad guy dan slengean itu ternyata cocok jadi pahlawan. Karakter-karakter pendukung lainnya pun keren, kostum penjaga atlantis dengan senjata plasmanya, ikan hiu dengan kostum perang dan adegan perang under water semuanya beda dan baru kali ini saya lihat. Setidaknya kali ini tidak banyak ledakan bom atau gedung-gedung di perkotaan padat penduduk yang hancur seperti kalau superheroes DC Comics lainnya berantem. Hehehe.

Adegan xxx: Film ini rate PG-13, aman untuk anak-anak tapi tentu saja dengan dampingan orangtua. Ada adegan kekerasan seperti berkelahi (film superheroes mana yang tidak ada berantemnya?) dan juga ada adegan sedikit minum alkohol dan merokok. Untuk adegan kissu-kissu, seingatnya saya hanya ada 2-3 kali adegan kiss biasa dan ada 1 adegan kiss yang tampak jelas disensor. Tidak ada adegan telanjang kecuali para ikan-ikan yang tidak pakai baju. Hahaha.

Minusnya: Menurut saya film ini agak kelamaan, 2 setengah jam booo! Tapi anak-anak malah senang filmnya lama karena filmnya keren. Kalau saya merasa lama bukan karena bosan tapi gak tahan dingin yang mengakibatkan saya sibuk bolak-balik ke toilet. Buat yang doyan ngemil saat nonton, wajib bawa cemilan lebih banyak daripada biasanya. Jangan sampai film baru sepertiga jalan, eh popcornnya sudah habis duluan.

Overall: Film Aquaman ini RECOMMENDED banget *angkat 2 jempol* untuk ditonton bersama dengan seluruh keluarga.


 Nah, kalau ingin sering-sering nonton bioskop tanpa bikin dompet setipis atm (atm-nya kosong pula) Kalian bisa mencoba cara saya yang selalu beli tiket di aplikasi TIX-ID. Beli tiket bioskop gak perlu repot-repot ngantri panjang, tinggal datang ke bioskop menuju antrian khusus yang tanpa ngantri samasekali, lalu scan barcode atau masukin kode booking kita lalu keluar dech tiket kita. Selain lebih mudah, ada banyak promo seperti Pre-sale tiket, Buy 1 Get 1 atau aneka diskon lainnya.



(^_^) KEEP CALM & HAPPY NOBAR