Cara Baru Mengurus Perpanjangan Paspor


 Sebelumnya saya sudah pernah bikin postingan tentang cara bikin paspor online dan bikin e-paspor beserta cara perpanjang paspor. Akan tetapi postingan itu sudah lama, perlu di update karena sekarang ada cara baru yang lebih mudah untuk mengurus perpanjangan paspor. Cukup bawa paspor lama dan e-ktp aza!


....Tapi sebelum kamu langsung meluncur ke kantor imigrasi terdekat, kamu harus ambil nomor antrian terlebih dahulu di aplikasi 'Antrian Paspor'.


 Iyes, sekarang kamu gak perlu ngantri pagi-pagi sambil bawa bekal cemilan biar dapat antrian paling pertama. Sekarang kamu bisa ambil nomor antrian dan nentuin sendiri jadwal kedatangan langsung dari HP kamu lewat aplikasi khusus ini. 


 Tinggal unduh aplikasinya, install, lalu klik 'Masuk', 'Daftar Sekarang', lalu isi data diri kamu secara benar dan lengkap.

 Setelah terdaftar, kamu bisa login dengan username dan password.
Lalu pilih kantor Imigrasi yang akan kamu datangin, pilih Kantor Imigrasi yang paling terdekat dengan lokasi kamu saat ini. Karena sekarang urus paspor tidak harus sesuai dengan alamat KTP.



 Setelah itu kamu akan melihat Form Permohonan. Disini kamu bisa memilih tanggal kedatangan ke kantor Imigrasi yang kamu inginkan beserta waktu kedatangan pagi atau siang. Isi 'Data Pemohon' dengan data kamu atau data yang ingin melakukan permohonan bikin / perpanjang paspor. Isilah formulir tersebut dengan data yang sebenar-benarnya.


 Nah, jangan kaget kalau saat memilih tanggal akan muncul pop-up bahwa kuota telah habis! Untuk ambil nomor antrian ini butuh sedikit trik dan banyak kesabaran, karena untuk beberapa kantor imigrasi (terutama di kota besar) nomor antriannya penuh terus! Bahkan saya sendiri harus menunggu lama dan mencoba berkali-kali, hingga akhirnya kebagian juga nomor antrian di tanggal yang jaraknya 2 minggu dari sejak saya ambil nomor.

TIPS: 
Begadanglah! Coba ambil nomor antrian pada hari jumat-sabtu atau weekend sekitar jam 10 malam - 12 malam. Karena konon katanya pada saat ini lah kuota nomor antrian direset, jadi kita lebih mudah mendapatkan nomor antrian.

 Setelah sukses daftar antrian, kamu akan mendapatkan notifikasi dan info berupa barcode yang nanti harus kamu tunjukan saat datang ke kantor Imigrasi. Datanglah sesuai dengan jadwal yang sudah kamu ajukan. Bila tidak datang sesuai jadwal maka nomor antrian kamu dianggap hangus, dan kamu harus daftar ulang kembali.

  Untuk perpanjangan Paspor cukup bawa paspor lama dan e-ktp. Tapi ini hanya berlaku bagi perpanjangan habis masa berlaku paspor lama yang dicetak diatas tahun 2009. Kalau paspor lama kamu keluaran tahun 2008 kebawah, atau paspor lama rusak/hilang, belum punya e-ktp maka kamu tetap harus bawa semua persyaratan.

Persyaratan Paspor:
1. E-KTP.
2. Akta kelahiran, surat nikah, ijazah terakhir, atau surat baptis asli (cukup pilih salah satu dokumen yang di dalamnya terdapat informasi nama, tempat tanggal lahir, dan nama orang tua).
Kartu keluarga asli dan fotokopi.
3. Materai.

  Berhubung saya orangnya penuh persiapan, maka saya tetap bawa semua persyaratan buat jaga-jaga. Males juga kalau disuruh bolak-balik. Hehehe.

 Saya pilih jadwal pagi, dan di info tertera saya harus datang jam 8 pagi. Karena berpikir takut disuruh antri lagi, saya datang ke kantor Imigrasi Bandung jam 7.30 pagi. Ternyata kantor imigrasi sudah cukup ramai dan agak susah dapat parkir.

 Akan tetapi saat saya masuk kedalam kantor imigrasi suasananya cukup lengang. Saya pun menghampiri petugas yang berjaga dimeja didepan pintu masuk, beliau menanyakan apakah saya sudah daftar antrian online. Saya pun langsung menunjukkan kode barcode dari aplikasi antrian online. Petugas lalu mencatat nama dan menyuruh saya mempersiapkan fotokopi paspor dan ktp, bila belum ada bisa ke tempat fotokopian yang biasanya ada dibelakang kantor imigrasi. Lalu saya disuruh menunggu sebentar, nanti akan segera dipanggil namanya mulai dari jam 8 pagi.

 Saya lihat buku catatan petugas, baru ada sedikit yang namanya tercatat disana. Legaaaa, berarti saya tak perlu mengantri lama. Tapi sepertinya tidak akan ada antrian panjang karena memang tidak bisa ambil nomor antrian ditempat! Ada beberapa orang yang ingin mengambil nomor antrian kepada petugas tersebut tapi petugas bilang harus ambil nomor antrian melalui aplikasi. Ada yang sudah mencoba daftar antrian online tapi kuota penuh terus dan ada juga yang tidak mengerti samasekali apa itu aplikasi Antrian Online. 

 Hmmm.. Tampaknya memang masih belum banyak yang mengerti mengenai sistem antrian online ini. Cara ini sudah efektif untuk mengurangi waktu antrian, mencegah calo, tapi masih butuh sosialisasi lagi ke masyarakat luas.

 Tepat jam 8, satu persatu nama mulai dipanggil. Tak perlu menunggu lama nama saya pun dipanggil. Saya lalu menghampiri konter khusus, menunjukkan kode barcode, petugas men-scan barcode tersebut lalu memberikan slip nomor antrian, map beserta formulir untuk saya isi. Paspor lama, fotokopi paspor lama dan fotokopi ktp yang sudah disiapkan sebelumnya harus disertakan kedalam map tersebut.




 Setelah mengisi formulir saya pun menunggu nomor antrian saya dipanggil untuk wawancara dan foto paspor. Baru duduk sebentar ternyata nomor antrian saya sudah dipanggil. Saya pun menuju konter khusus selanjutnya. Disana akan ada petugas yang mengecek formulir dan persyaratan, lalu sedikit bertanya-tanya. Walaupun petugasnya ganteng jangan sampai baper saat ditanya mengenai status. Jawablah pertanyaan dengan serius tapi santai, jangan sampai sambil curhat yach. Hahaha.

 Lalu setelah semua oke, selanjutnya petugas akan scan sidik jari dan mengambil foto kita. Sambil menunggu petugas menyiapkan peralatannya, kita bisa nyisir atau touch up bedak dikit sebelum bergaya difoto. Agar foto paspor tampak bagus, boleh kok senyum dikit. Kalau salah foto pas lagi manyun atau wajah kucel, yaaa menyesalnya hingga 5 tahun kemudian. 

 Oh ya, untuk foto paspor pakai baju bebas tapi harus yang berkerah. Kebetulan saya pakai baju berkerah tapi karena warnanya biru tua jadi kerahnya tidak terlihat difoto. Jadi saya dipinjamkan blazer warna krem oleh petugas. Seganteng apapun petugasnya, gak usah berharap ada adegan romantis dipakaikan blazernya seperti di K-drama yach. Hahaha.

 Setelah selesai foto, saya pun diberi selembar kertas Bukti Pengantar Pembayaran. Selanjutnya tinggal bayar sejumlah Rp 355.000 (biaya pembuatan paspor biasa, kalau e-paspor biayanya 655.000) di bank atau kantor pos. Pembayaran secepatnya atau maksimal 7 hari setelah pengambilan foto ini. Setelah pembayaran maka proses pembuatan paspor baru akan berjalan, biasanya lama pembuatan paspor 3-4 hari kerja. Jadi kita sudah bisa ambil paspor 4 hari kerja setelah pembayaran. 
 Semua proses itu selesai kurang dari 30 menit, bahkan kayaknya cuman sekitar 20menit aza dech. Padahal saya sudah siap-siap bawa snacks, takut kelaparan karena menunggu lama. Eh, ternyata selesainya cepat sekali!

 Ayay dan anak-anak yang sejak awal menunggu sambil makan bubur ayam di depan kantor Imigrasi pun kaget melihat saya sudah berdiri disamping mobil saat mereka baru selesai makan.  "Loh kok udah selesai? kok cepet banget??

 Jauh-jauh dari luar kota perjalanan hampir 2 jam ke kantor Imigrasi cuma sebentar. Akhirnya kita pun lanjut jalan-jalan karena hari masih pagi, mall aza belum pada buka. Hahaha.


..4 hari kemudian

  Saya pun datang kembali ke kantor Imigrasi untuk mengambil paspor. Saya bawa kembali kertas Bukti Pengantar Pembayaran dan slip pembayaran asli dari kantor pos (saya bayar di kantor pos). Lalu saya disuruh menunggu sebentar, lagi-lagi tak lama kemudian nama saya sudah dipanggil. Petugas menunjukkan paspor baru, suruh cek ulang apabila ada kesalahan ketik nama. 



 Berhubung saya mau mengambil kembali paspor lama karena masih ada visa yang berlaku, saya pun disuruh mengisi formulir lagi dan TTD diatas materai 6000. Jadi kalau kalian mau ambil lagi paspor lama, jangan lupa siapin materai. Nanti paspor lama kita akan digunting ujung bagian covernya, visa yang masih berlaku didalam paspor lama masih bisa digunakan.



Tada...Selesai sudah paspor baru saya!


 Ini paspor pertama saya dengan rambut pendek seperti bocah (biasanya foto paspor selalu rambut panjang) Kebetulan saya baru potong rambut karena gerah, mau pakai wig takut ketahuan 
dan di omelin. Jadi ya sudah pasrah saja foto dengan wajah chubby. Bahkan teman-teman meledek saya seperti 'Chibi Maruko-chan'. Gak pa-pa dech, setidaknya saya jadi tampak awet muda terus di paspor sampai 5 tahun kedepan. Hahaha.

 Jadi buat kamu yang paspornya habis masa berlaku atau mau bikin paspor baru, jangan malas untuk mengurus sendiri yach. Tanpa pakai calo pun urus paspor sekarang lebih gampang dan cepat prosesnya! 



(^_^) KEEP CALM, AND TRAVELING DENGAN PASPOR BARU

0 comments:

Post a Comment