New Year, New Hope, New Story


happy new year shogatsu

 Okey, saya tahu sekarang sudah tgl 12, mungkin bagi orang Indonesia perayaan tahun baru sudah selasai. Tapi tahukah kamu kalau di Jepang, sebagian orang masih merayakan tahun baru atau shogatsu hingga tanggal 20 Januari. *membela diri* 

 Jadi saya masih belum terlambat banget untuk mengucapkan "Happy New Year 2018..!" dan menceritakan sedikit tentang kebiasaan saat tahun baru di Jepang yang dikenal dengan sebutan shōgatsu (正月). Shōgatsu standarnya dirayakan dari tanggal 1 Januari hingga tanggal 3 Januari.

 Menjelang tahun baru biasanya rumah-rumah akan dihiasi dengan pernak-pernik shogatsu yaitu; Kadomatsu, Shimekazari (hiasan tradisional Jepang untuk disimpan diatas pintu rumah selama perayaan thn baru) dan Kagami Mochi (hiasan berupa 2 buah mochi yang ditumpuk dan diatasnya jeruk).

Kadomatsu Shimekazari kagami mochi
Berhubung Mama sibuk dan apato sempit, jadi Mama lebih suka beli hiasan shogatsu dalam bentuk mini atau sekedar pajangan di meja. Nantinya pajangan mini itu akan saya ambil untuk dijadikan properti foto. Hahaha

 Mochi menjadi makanan tahun baru yang 'wajib' dimakan di saat matahari mulai terbit di tahun yang baru. Yang paling populer dimakan itu Ozoni yaitu soup berisi mochi dan berbagai bahan pelengkap lainnya yang direbus bersama. Isian bahan pelengkapnya bisa disesuaikan dengan selera keluarga atau tradisi daerah masing-masing.

 Mama masak Ozoni yang sangat simpel, hanya mochi yang direbus dengan kuah kaldu ayam, sayuran dan narutomaki (sejenis kamaboko). Rasa mochi yang kenyal berpadu dengan kuah yang hangat, sangatlah nikmat! 


 Momen shogatsu juga menjadi masa libur nasional Jepang yang paling ramai dan dinantikan. Biasanya perusahaan dan perbankan akan libur sejak tgl 29 desember hingga 3 januari. Pada saat liburan ini akan dijadikan kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga, makan bersama hidangan istimewa tahun baru atau disebut osechi. Lalu pergi ke kuil sebagai kunjungan pertama di tahun baru untuk berdoa agar mendapatkan keberuntungan di tahun yang baru, atau dikenal dengan istilah Hatsumode.

shrine jinja

Antrian mengular dijalan menuju Jinja / kuil.

 Walaupun bukan pas masa shogatsu, saya sendiri setiap tahun selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi Jinja kalau pulkam dan mengambil omikuji-omamori for good luck and better fortunes. Ini sudah jadi kebiasaan keluarga saya, kalaupun saya tidak bisa pulkam pasti akan di ambilkan oleh Papa.


omamoriomamori

Omikuji; fortune paper
Omamori; amulet / lucky charms

omikuji

omikuji


 Dan yang paling berbahagia saat shogatsu adalah anak-anak, karena kebagian banyak pochibukuro. 💰💰💰

 Pochibukuro adalah amplop kecil berisi uang kertas baru yang diberikan saat tahun baru. Tradisi memberikan angpao disaat tahun baru ini dikenal dengan sebutan otoshidama (お年玉) Biasanya para anak-anak kecil atau yang belum menikah akan mendapat pochibukuro atau otoshidama-bukuro dari orangtua, ojiisan, obaasan dan kerabat lainnya yang lebih tua. 

pochibukuro otoshidama

 Berhubung uangnya dalam bentuk yen, jadi uangnya langsung dimasukkan kedalam celengan punya anak-anak yang bisa di ambil saat mereka pulkam ke Jepang. walaupun anak-anak merengek, maunya uangnya ditransfer aza biar bisa langsung dijajanin. Ahahaha.

  Yaaa semoga saja di tahun 2018 ini saya bisa pulkam lagi bersama suami dan anak-anak, tidak pulkam sendirian lagi. Tahun 2018 harus extra kerja keras menabung, mengingat harga tiket pesawat tidaklah murah sehingga saya tidak bisa sering-sering pulkam mengajak anak-anak.

ema japan wooden prayer
Di antara Ema / papan doa ini ada milik saya.
Bisakah kalian menebaknya yang mana? 

 Dan semoga saya bisa semakin sering berbagi cerita di blog ini dengan kalian semua. Rajin nulis blog jadi resolusi tahun baru yang selalu gagal saya penuhi. Hahaha. Kalian bisa menemukan saya aktif berceloteh almost everyday di Facebook, atau intip-intip kepoin Instagram. *sekalian promosi biar di follow* 😉

 Mohon maaf bila selama ini banyak pertanyaan kalian di kolom komentar blog yang belum saya reply. Jujur, saking banyaknya komentar (plus komen spam) saya jadi bingung sendiri mau reply yang mana. Boleh kok kalau mau chat di WA atau email saya seperti yang tertera di bio. Selama pertanyaannya sopan, pasti bakal saya reply chatnya. Kalu belum di reply juga, berarti lagi-lagi saya tenggelam dalam lautan kesibukan ibu-ibu rempong. Hahahaha. 


(^_^)/ HAVE A GREAT YEAR AHEAD..!