Facebook Baper Dan Halu

IbuMudaBijak Family bukan 'halu'
The Cool Kid, The Whatever Kid, The Baper Queen, The Korban Baper Queen
😜

 Facebook biasanya jadi tempat saya untuk bersosialisasi dengan teman, karena saya termasuk orang yang introvert. Saya tidak nyaman di keramaian, saya ogah berkumpul semodel arisan gitu. Facebook jadi tempat saya refreshing alias cuci mata, baca postingan teman-teman tentang keseharian mereka, mengobrol / chat dengan teman atau baca berita terbaru bagi saya sesuatu yang menyegarkan setelah lelah bekerja. Hahaha.

 Akan tetapi akhir-akhir ini postingan di newsfeed Facebook bukannya bikin saya senang malah bikin saya baper!

 Mulai dari berita kecelakaan yang suka gak disensor korbannya, ini yang paling saya benci! Seharusnya korban kecelakaan itu disensor fotonya atau jangan diposting laaah, gak ada respect sama korban dan kasihan dengan keluarga yang ditinggalkan 😢 Eh ini malah suka di posting fotonya, kadang malah di zoom! Jadi kesal saya sama yang share begitu, langsung aza 'hide' postingannya.


 Lalu ada postingan tentang pelakor. Postingan seperti ini ada banyak sekaliiii, setiap hari selalu ada postingan tentang 'pelakor'. Alias Perebut Laki Orang alias kasus selingkuh 🙈 Sepertinya sudah jadi trend kalau suami selingkuh, sang istri akan membuat postingan panjang x lebar x detail tentang kisah dia. Disertai dengan foto saat menikah, foto saat masih akur, foto bersama anak, tak ketinggalan foto si pelakor. Bikin baper dan emosi jiwa raga bagi siapapun yang membacanya.

 Saya suka sedih sendiri kalau baca kisah mereka yang ditinggalkan. Hati bagai ikut tersayat-sayat, padahal gak kenal sama TS yang posting. Saya ikut kesel sama tersangka selingkuh, rasanya pengen ikut jambak si pelakor 😈 padahal bukan urusan saya juga. Saya tidak sendiri, semua yang membaca ikut baper, postingannya publik gitu looh. 

 Pokoknya saya jadi baper akut! 😕 Kalau sudah baperan begitu, si Ayay yang jadi korbannya. 


Ayay: Nda, lu kebanyakan baca akun gosip jadi rada gelo, nempel mulu, jauh2 atuh laaah gerah 
Nda: iih apaan sech, nda kebetulan aza mo duduk dsini! Ge-er bgt sech.. 
*dia bergerak pindah* 
*reflek jalan ngikutin* 
Ayay: Tuuuh kaaaan! Gue mo boker lu mo ikut juga?!

 Lalu setelah postingan tentang pelakor yang bikin baper berkepanjangan, ada lagi postingan tentang 'halu'. Nah, ini yang paling bikin shock saya dan teman-teman. 'Halu' itu sendiri artinya halusinasi, alias hanya bohongan / khayalan semata. Baper dan halu masih saling berkaitan.

 Jadi ada kasus teman facebook yang selama ini saya kenal (walau belum pernah bertemu langsung) ternyata hidupnya halu alias bohong semua. Semua yang dia ceritakan melalui timeline facebooknya hanya karangan dia, palsu. Dan kenyataan bahwa dia telah berbohong selama sekian tahun bikin semua orang semakin kaget. Semua yang awalnya dibikin baper oleh postingan  dia, jadi shock! Shock berat.

 Saya termasuk yang shock berat. Karena yang saya tahu karakter sociopath hanya ada di film thriller atau contohnya film Fishcake. Saya tahu orang banyak 'berbohong' di facebook, tapi biasanya hanya sekadar kebohongan kecil. Eh, ternyata di kehidupan nyata ada juga seseorang yang sociopath asli. Sociopath yang telah sukses memanipulasi kisah hidupnya dengan sangat sempurna. Dia telah pintar menipu saya dan semua teman-teman dengan kisah hidupnya yang sempurna selama sekian tahun.

 Entah apa tujuan dia sebenarnya, mungkin ada tujuan tertentu, atau memang dia melakukannya demi kesenangan dia semata. Sociopath sudah termasuk gangguan jiwa, orang dengan sifat sociopath perlu diwaspadai. Mungkin dia tidak merugikan secara harta, tapi dia jelas akan merugikan waktu dan pikiran kita yang berharga. 

Definisi detail dari Sociopath bisa kamu baca disini.  

 Mungkin ini juga salah media sosial itu sendiri, sudah tidak aneh lagi kalau banyaknya angka like dan komentar jadi tujuan saat posting sesuatu ke medsos. Keinginan untuk banyak di komen dan di like membuat orang berhalusinasi agar hidupnya tampak perfect. Semakin perfect, semakin banyak orang yang like dan kasih komentar pujian. Semakin banyak pujian yang masuk maka dia akan semakin berhalusinasi, semakin banyak sociopath. Kita yang membaca postingannya semakin percaya akan kebohongannya, semakin baper, semakin tertipu.

 Yang terus kepikiran sama saya, kenapa harus berbohong demi disenangi banyak orang? Kenapa harus berbohong untuk mencari teman? Kenapa kebohongan demi kebohongan terus mengalir hanya demi popularitas dan 'like'? Kenapa berhalusinasi dengan kisah hidup khayalan? Apakah karena hidup nyata kamu tidak bahagia? Apakah kamu tahu kebohonganmu menyakiti hati semua orang yang mempercayai kamu? 

 Kenapa? Kenapa? Kenapa?
Tetap tidak terjawab, karena sang sociopath itu menghilang tanpa jejak saat semua kebohongannya terungkap. Semua teman dan semua 'like' yang kamu cari itu malah semakin menjauh. Semua mencemooh. Mengucilkan. 


 Dan saya pun semakin baper hingga kesal sampai ke ubun-ubun. Saya tidak mengerti apa alasan orang berhalusinasi dengan hidupnya, tapi saya mendoakan semoga kehidupan nyata mereka sebahagia kehidupan 'halu'nya. Semoga mereka cepat sadar!

 Ini bisa jadi pelajaran bagi yang lain, berbohong di media sosial memang mengasyikkan! Mungkin awalnya tidak akan ada yang tahu kenyataannya, orang akan percaya dengan cerita halusinasi kamu. Tapi 1 demi 1 kebohongan kecil akan mengakibatkan delusi, dan lama kelamaan hidup kamu jadi penuh kebohongan. Kamu tidak bisa lagi membedakan mana kenyataan dan mana halusinasi. Kamu terjebak, kamu butuh bantuan.

 Menurut saya, halusinasi akan kehidupan perfect pula lah yang bikin banyak wanita lantas merebut kehidupan bahagia wanita lain dengan menjadi pelakor. Dia mengabaikan semua hal demi kehidupan bahagia versi halu dia. Makanya banyak pelakor yang lantas dengan bangganya memposting kehidupan halusinasi dia. Yang baca pun akan semakin baper, kita ikut terperangkap dunia halusinasi dia.


 Just be yourself!

 Banggalah akan diri kamu sendiri, jadilah diri kamu sendiri sepahit apapun kehidupan kamu. Karena akan selalu ada pelangi setelah hujan, ada bintang yang bersinar di malam yang kelam. Kenyataan hidup ini indah looh, tidak kalah indahnya dari sekedar halusinasi, tinggal bagaimana kamu menyikapi hidup. Bersyukurlah dengan apa yang saat ini kamu miliki. Titik gak pakai koma.

 Facebook kini tidak lagi menjadi tempat refreshing saya, karena selalu ada postingan baru yang bikin saya semakin baper. Saya pun jadi khawatir dengan postingan yang lewat di newsfeed. Apakah ini nyata, atau sekedar halusinasi lainnya. Apakah saya akan tertipu lagi?

 Kita harus pintar memilih dan mimilah mana postingan yang nyata apa adanya dan postingan yang halu adanya 😜 Jangan langsung percaya akan sesuatu hal sebelum kamu menyelidiki kenyataannya. Bila bertemu dengan seseorang yang halu dan cenderung berjiwa sociopath, jauhilaaah! Karena berteman dengan seorang sociopath hanya akan membuat baper akut berkepanjangan hingga mengakibatkan sakit hati. Hahahahaha

 Ahh, saya jadi stress karena kebanyakan lihat yang halu, lantas saya pun ikut-ikutan halu........dan berceloteh kepada Ayay yang selalu jadi korban kebaperan saya.


👸 Bunda: *menatap si Ayay dengan wajah sok polos* "Kamu benar suami aku kan?"
👨 Ayay: "😒😒 wah kumat lagi ni orang, abis baca gossip apa kali ini?"
Bunda: "Jadi benar anak kita 2 kan?"
Ayay: *cubit perut kenceng bgt*
Bunda: "aw,aw,aw..waaaah kdrt ini"
Ayay: Itu perut bukti anak lo 2, gak usah ngaku2 gadis deh!"


 Jangan khawatir saya masih nyata kok, bukan halu, cuma baperan aza. Hahaha.

 Aaaahhh lagi, tampaknya saya harus istirahat sejenak dari kegiatan scroll timeline facebook. Saya harus refreshing piknik keluar, jauhi hp, lupakan sejenak dunia halu. Tapi apa daya, setiap jam (bahkan setiap menit) selalu ada notif baru dari teman-teman yang berbunyi nyaring di hp. 

Saya pun terus terjebak di facebook yang penuh dengan kebaperan dan halusinasi ini.


(^_^) KEEP CALM & TETAP REAL, JANGAN HALU..!

7 comments:

  1. Baru tau ada sisi fb yang begitu. Hahaha. Kebanyakan aktif sama temen di fb untungnya yg memang pernah ketemu. Kl yang ngga, cuek babay ajah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makanya shock berat, ternyata fb itu benaran ada sisi kelamnya. Kalau ketemu yang bersifat gini, langsung dijauhi aza daripada nanti ikut halu. Hahaha.

      Delete
  2. ini ngomongin siapa mak? saya terlalu lama tenggelam di lautan cogan korea wkwkwkk

    ReplyDelete
    Replies
    1. yg jelas bukan ngomongin halu korea yeee....karena eike juga halu akan oppa ganteng..hahahaha

      Delete
  3. wkwk bunda dan ayay gitu amat. ngakak bacanya. ayo puasa timeline mbak :D

    ReplyDelete
  4. memang mesti milih2 temen kalau di FB
    biar bisa liat feed yg inspiratif

    ReplyDelete
  5. Hahahaaa..iya nich sist makin hari makin horror aja timeline fB..jadi paranoid lama-lama

    ReplyDelete

Bila ada pertanyaan, silahkan tinggalkan komentarnya. I will try to reply as soon as possible. NO SPAM !! Semua komen spam dan spam link yg tidak berhubungan dengan postingan akan di hapus! (^_^) Arigatou ne