.

Cinta Itu Bertahan Hingga Empat Belas Tahun


"All I had to do was look into your eyes and I knew my life had been changed for the better. Thank you for showing me what love looks like.."


 Hari ini, 19 Oktober 2016, hari ulang tahun pernikahan kami.
Tak terasa waktu berlalu, hubungan yang dulu diragukan banyak pihak bahkan 'diramal' hanya bertahan seumur jagung ternyata bertahan hingga 14 tahun. Kami berhasil membuktikan bahwa keputusaan kami untuk menikah muda bukanlah sekedar main-main atau emosi labil cinta monyet. Kami menikah karena cinta, bukan cinta monyet atau cinta sesaat yang hanya ingin manisnya saja, tapi cinta yang tulus yang memiliki banyak rasa. 


 Cinta yang tulus dari dalam lubuk hati tidak akan selamanya manis, ada masa dimana cinta itu terasa asin, pahit, pedas, bahkan hambar. Saya sangat bersyukur mendapatkan suami yang mampu menunjukkan apa itu cinta yang sebenarnya. Bukan hanya cinta berdasarkan banyaknya tangkai bunga mawar yang diberikan, bukan hanya cinta yang terasa manis, tapi cinta yang sesungguhnya. Cinta yang memiliki banyak rasa, yang dapat membumbui hidupku jadi lebih terasa 'nikmat'.

 14 tahun hidup bersama bukanlah waktu yang sebentar. Apalagi kami menikah di usia yang masih tergolong sangat muda, saya baru beranjak 16 tahun, dia baru 21 tahun. Pas di puncaknya pubertas, dimana jiwa masih ingin bebas. Oleh karena itu banyak yang mencibir bahwa kami hanya terkena 'cinta sesaat'. Yaaaa, mungkin awalnya memang seperti itu, tapi hari demi hari menjalani kehidupan sepasang suami-istri, lalu memiliki anak, lalu hadir anak kedua, emosi saya terkuras habis. Kehidupan ini bagaikan roller coaster yang terus naik-turun, belok-belok, menikung tajam dan jungkir bangkir. Saya ingin muntah. Hey, kehidupan rumah tangga ini tidak seperti di novel cinta yang saya baca!

Lelah. 
Terkadang saya berpikir seperti itu, tapi tidak pernah terpikir sedikitpun untuk  menyerah. Kami sudah tumbuh dewasa bersama, saya ingin terus menua hingga akhir hayat dengannya.

SHMILYSee How Much I Love You
Semacam sebuah pesan rahasia untuk menunjukkan rasa cinta, ide ini berasal dari buku Chicken Soup for the couple soul yang kami baca saat masih pacaran. Kebiasaan menulis pesan 'shmily' masih kami lakukan hingga saat ini. 
  
 Dia selalu ada disamping saya. Dia tidak selalu manis, terkadang dia bisa jadi orang paling menyebalkan. Saya benci dengan semua ledekan yang disengaja untuk membangun kepercayaan diri saya, saya benci saat dia tidak pernah romantis dengan mengajak candle light dinner atau memberikan bunga tapi selalu memenuhi kebutuhan saya & anak-anak. Saya benci saat sisi egois saya keluar, dia tetap bersabar menghadapi saya. Saya benci untuk berpaling darinya karena dia selalu ada disamping saya, terkadang dia hanya berdiri saja, tidak memeluk ataupun menggenggam tangan tapi dia selalu ada. Dia selalu disamping saya.

 Kami bukanlah pasangan romantis seperti di drama korea, tapi kami menjalani rutinitas harian seperti layaknya saat masih pacaran dulu. Bedanya kami tinggal bersama, dengan 2 anak. Tidak ada rahasia di antara kita, klise seperti lagu tapi memang itulah kenyataannya. Saling terbuka merupakan kunci kepercayaan, kepercayaan itulah yang membuat si cinta dapat terus menyala. Saya biarkan dia dengan dunianya, dan dia pun membiarkan saya bermain-main dengan 'dunia' saya. Tapi keterbukaan ini hanyalah di antara kita berdua. Kalau ada masalah lebih baik disimpan berdua, kalau terbuka akan masalah rumah tangga di media sosial sesungguhnya hanya akan mengundang 'kucing garong' untuk datang. Share kebahagian boleh, masalah pribadi selesaikan diballik pintu kamar saja.

 Cinta kami selain banyak rasa juga fleksibel, dulu saya pernah cemburu buta hanya hanya dia bilang cantik ke wanita lain yang sekedar lewat. Setelah dipikir-pikir, untuk apa menghabiskan emosi hanya untuk hal 'remeh' seperti itu. Sekarang kami malah sering saling bercanda "Hey, lihat itu ada yang ganteng / cantik lewat" lalu saling membandingkan pasangan masing-masing dengan orang yang tadi lewat, endingnya tertawa berdua. Daripada diam-diam tertarik dengan orang lain, kami cenderung langsung mengutarakan jika sedang tertarik dengan seseorang (lebih seringnya dengan artis, hahaha) Cemburu buta bisa membakarmu. Cemburu dibuat bercanda, bikin hubungan jadi semakin kaya rasa. 

Cinta ini juga bikin kami berdua awet muda, xixixixi

  Mungkin karena kebiasaan selalu bercanda dan dibawa santai inilah yang membuat hubungan kami malah semakin awet. Hidup bersama dengannya memang melelahkan tapi juga menyenangkan. Dia menenangkan tapi juga memberi semangat. Dia selalu bisa mengajak tertawa, walau terkadang juga meledek. Berdebat dengannya bisa bikin nangis, tapi kami menangis bersama, saling menghapus air mata, lalu kembali saling tersenyum lagi. Kami bukanlah pasangan yang sempurna, tapi kami berusaha untuk saling menyempurnakan satu sama lain.



14 tahun sudah berlalu, jalan masih panjang.
Semoga dia tidak lelah & menyerah akan saya.
Karena saya juga tidak akan menyerah & kalah.
Demi dia, demi anak-anak, dan yang terpenting demi hati saya sendiri.



(^_^) SHMILY. Disampingmu, 19 Oktober 2016 

0 comments:

Post a Comment

(^_^) Thanks for reading..
Bila ada pertanyaan, silahkan tinggalkan komentarnya. I will try to reply as soon as possible. NO SPAM !! Semua komen spam & spam link yg tidak berhubungan dengan postingan akan di hapus! (^_^) Arigatou ne