.

Cara Daftar Paspor Online

Cara membuat / daftar paspor online
 Banyak yang bertanya ke saya bagaimana cara membuat paspor secara online. Banyak yang berpikir bikin paspor online itu ribet alias susah. Ada juga yang berpikir sebaliknya, bikin paspor online berarti kita tak perlu datang ke imigrasi alias cukup lewat online saja.

 Nah, biar gak bingung lagi pertama-tama saya kasih tahu dulu yach, bikin paspor online tak sama dengan belanja online. hehehe. Kalau belanja online, kita tinggal pilih barang melalui online, bayar, lalu duduk manis menunggu barang datang dirumah. Sedangkan bikin paspor online, kita daftar dan submit data diri secara online setelah itu harus datang langsung ke imigrasi terdekat untuk proses selanjutnya seperti wawancara, foto, bayar, dan beberapa hari kemudian kembali lagi kesana untuk mengambil paspor.

 Bikin paspor online itu sebenarnya mudah sekali, kita bisa menghemat waktu, tenaga dan uang daripada datang langsung ke imigrasi yang (terkadang) rawan calo (>_<) Saya lebih suka menyebutnya daftar paspor online, karena bikinnya tetap harus di kantor imigrasi terdekat di kota kita. Dengan mendaftar terlebih dahulu secara online kita akan mempersingkat waktu pembuatan jadi gak perlu bolak-balik ke kantor imigrasi, bahkan di beberapa kantor imigrasi  tertentu di Jakarta bikin paspor cukup 1 hari looh!

 Mau tahu tata cara daftar paspor via online?
Yuk cek persyaratan dan urutan daftarnya disini...


Siapkan data-data berikut ini:
1. Scan e-ktp atau ktp biasa (file jpeg warna grayscale)
2. Scan kartu keluarga (file jpeg warna grayscale)
3. Scan ijazah atau akta kelahiran atau surat nikah (file jpeg warna grayscale)
#Notes#
-File di atas harus berfomat image .jpeg 
-File tidak boleh berwarna, alias harus hitam-putih seperti fotokopian (grayscale)


Data sudah siap?
Mari kita ke tahap selanjutnya...

1. Buka situs www.imigrasi.go.id 
Pada bagian menu, pilih Layanan Publik kemudian Layanan Online kemudian pilih Layanan Paspor Online.

2. Setelah itu akan terbuka halaman baru seperti gambar dibawah ini, lalu pilih Pra Permohonan Personal.
Cara membuat / daftar paspor online

3. Setelah terbuka halaman formulir, pilih jenis paspor yang anda butuhkan. Bikin paspor baru atau memperpanjang paspor yang telah habis atau hilang/rusak. Kemudian pada tab Jenis Paspor pilih 48H perorangan (paspor untuk pribadi) atau pilih 24H perorangan (biasanya ini paspor untuk TKI). Lalu isi data yang ada di sebelah kanan sesuai dengan KTP anda. Setelah selesai klik Lanjut.
Cara membuat / daftar paspor online


4. Selanjutnya mengisi formulir informasi pemohon sesuai dengan data pribadi anda. Isilah dengan sebenar-benarnya, agar tidak ada perbedaan data antara yang anda tulis dengan data asli pada dokumen resmi. Setelah selesai mengisi data klik Lanjut.
Cara membuat / daftar paspor online

5. Di halaman selanjutnya, anda disuruh untuk mengupload data yang sudah anda siapkan di awal tadi. Silahkan anda upload data-data tersebut. Jika memang diperlukan data pendukung lainnya, anda bisa menguploadnya juga. (INGAT, File harus dalam bentuk gambar jpeg dengan warna grayscale) Setelah selesai mengupload, klik Lanjut.

-UPDATE-
Setelah itu anda harus melakukan pembayaran terlebih dahulu ke bank yang ditunjuk. Tidak bisa pakai internet banking, harus langsung ke teller bank. Nanti anda akan dapat tanda terima / bukti pembayaran, barulah anda bisa kembali ke layar laptop dan lanjut ke tahap berikutnya, memilih tanggal yang tersedia di kantor imigrasi yang kamu tuju.
6. Setelah itu anda bisa memilih lokasi kantor imigrasi tempat anda akan membuat paspor. Kantor imigrasi yang bisa anda datangi tidak harus sama dengan lokasi KTP anda. Akan tetapi saya sarankan pilihlah kantor imigrasi yang terdekat dengan tempat tinggal anda. Nanti akan terlihat jadwal kedatangan yang tersedia, anda harus datang ke kantor imigrasi sebelum atau bagusnya pada tanggal tersebut. Bila lewat dari tanggal tersebut anda tidak bisa datang ke kantor imigrasi maka anda harus mendaftar ulang. Oleh karena itu, pilihlah tanggal yang anda inginkan dan anda bisa datang pada tanggal tersebut. Setelah selesai klik Lanjut.

7. Nanti akan ada tab verifikasi, ketikkan angka dan huruf sesuai kode verifikasi tersebut. Kemudian klik OK.


8. Setelah itu akan muncul halaman Bukti Permohonan. Ini sangat penting! Anda harus mencetak bukti permohonan tersebut untuk dibawa saat datang ke kantor imigrasi yang anda pilih tadi. Bila anda tidak punya printer bukti permohonan bisa di 'save', atau dikirim ke email anda, lalu anda bisa memindahkannya ke flashdisk dan nge-print di warnet terdekat.
Cara membuat / daftar paspor online



Dokumen yang harus dibawa ke kantor imigrasi:
1. Semua dokumen asli seperti KTP, KK, Akte Kelahiran/Surat Nikah/Ijazah (Bila anda kurang yakin, anda bisa membawa semua dokumen untuk jaga-jaga)
2. Fotocopy dokumen di atas kertas ukuran A4. (Misalnya KTP, harus dalam satu lembar kertas A4, posisi ktp bagian depan dan belakang ada di tengah-tengah lembaran kertas, kertasnya tidak boleh dipotong berukuran kecil)
3. Dokumen tambahan seperti surat rekomendasi dari kantor (untuk yang bekerja), Surat izin orangtua (untuk anak usia dibawah 17 thn).
4. Materai 6000, bawa 2 untuk jaga-jaga.
5. Tanda terima bukti permohonan online dan bukti pembayaran.


Ini yang harus anda lakukan di kantor imigrasi...

1.  Pada tanggal yang telah ditentukan, anda tinggal datang ke kantor imigrasi sambil membawa semua dokumen yang diperlukan. Ambillah formulir dan map yang ada di dekat pintu masuk imigrasi, kalau di kantor imigrasi bandung formulir dan map ini tersedia gratis! (Saya kurang tahu bila di tempat lain apakah gratis atau beli, kalaupun beli paling cuma 10 ribuan, kalau petugasnya minta lebih dari itu, dijitak aza, hehehe) Oh ya, jangan lupa bilang pada petugasnya anda telah mendaftar secara online, tunjukkan bukti permohonan online anda. Anda tak perlu lagi mengambil nomor antrian seperti pendaftar paspor biasa. Pendaftar online dipisahkan loketnya dengan pendaftar paspor biasa, nilai plusnya antriannya lebih sedikit dan lebih cepat! Ini sangat bermanfaat sekali bagi yang sibuk, gak suka nunggu lama dan alergi calo, hehehe. 

2. Isilah formulir tersebut dengan data anda, masukkan formulir beserta fotocopy data kedalam map setelah itu serahkan formulir ke loket yang telah disediakan khusus untuk pendaftar online. Jangan ikut diserahkan ya dokumen aslinya, duduklah tak jauh dari loket karena nanti anda akan dipanggil kembali oleh petugas. Petugas akan meminta data asli untuk dicocokkan dengan data yang anda serahkan dalam map dan data yang telah anda submit secara online sebelumnya. Proses ini berlangsung cepat kok bila data anda telah 'OK' semua.

3.Selanjutnya adalah proses foto untuk paspor, silahkan rapihkan dahulu rambut anda kalau perlu dandan dulu lah, agar foto paspornya kece, hehehe. Dilarang pakai softlens untuk foto paspor, yang berkacamata boleh memakai kacamatanya atau juga bisa dibuka. Jangan khawatir, biasanya didekat tempat foto terdapat cermin dan sisir yang bisa kita gunakan. Yang pakaiannya tidak rapi bisa memakai jas yang biasanya tergantung di dekat cermin, kalau bedak dan lipstick harus bawa sendiri :-p
*jangan dandan terlalu menor yach*

4. Puas berfoto, dilanjut dengan scan sidik jari lalu beralih ke meja sebelah untuk proses wawancara singkat dengan petugas imigrasi. Biasanya mereka akan mengajukan pertanyaan ringan seperti "Anda mau pergi kemana?" "Baru pertama ke luar negeri?" "Pergi sama siapa?" Jawablah dengan jujur dan santai, tapi jangan sampai mengajak petugas imigrasinya kenalan apalagi di ajak ke luar negeri bareng, hahaha.

5. Bila tidak ada masalah selama proses wawancara anda akan diminta untuk TTD di atas paspor baru anda. Setelah itu anda akan disuruh datang kembali 3-5 hari kerja (hari sabtu, minggu dan tgl merah tidak dihitung) untuk mengambil paspor.

6. Pada hari yang telah ditentukan, anda bisa langsung mengambil sendiri atau diwakilkan oleh saudara selama membawa bukti pembayaran yang asli. Ambillah paspor di loket yang telah ditentukan dengan menunjukkan bukti pembayaran. Selesai dech, paspor baru ditangan anda, dompet aman dari calo!


TIPS-TIPS YANG WAJIB DI INTIP...!
1. Datang ke kantor imigrasi sepagi mungkin. Proses dari mulai mengisi formulir, pembayaran, foto, hingga selesai wawancara memakan waktu hingga 4-5 jam looh! Jika anda kurang beruntung bisa sampai sore hari. 

2. Bawa uang secukupnya, maksudnya cukup untuk jajan pula. Karena waktu menunggu lumayan lama, agar tidak bosan atau pingsan karena kelaparan anda bisa menunggu sambil ngemil. Kalau mau hemat bawa bekal dari rumah!

3. Karena akan langsung difoto, pakailah pakaian yang rapi dan berkerah. Jangan pakai kemeja putih, kerena itu biasanya seragam untuk TKI (kalau gak salah). Pakailah pakaian berkerah yang berwarna, kalau bisa yang polos. Yang mengenakan kerudung jangan pakai yang warna putih juga, harus yang berwarna juga.

4. Bila anda memperpanjang paspor, paspor lama tentu harus diserahkan ke pihak imigrasi saat proses pengajuan. Apabila anda ingin meminta paspor lama (untuk koleksi atau kenang-kenangan), maka anda harus bilang ke petugas imigrasi di awal. Saat pengambilan paspor biasanya anda akan diminta 1 materai 6000 untuk mengambil paspor lama anda, paspor lama anda sudah digunting sedikit di bagian depan untuk menandai bahwa paspor tersebut tidak dapat digunakan lagi.

5. JANGAN PAKAI CALO...!
Maaf buat yang profesinya calo :-p 

Tapi kita harus belajar lebih mandiri dong, masa bikin paspor sudah semudah ini harus melalui calo (inget yach, calo itu beda dengan travel agen). Calo biasanya mendekati kita di kantor imigrasi dan menjanjikan proses pembuatan paspor yang lebih mudah dan cepat. Mereka meminta biaya 2x lipat atau bahkan 3x lipat dari biaya resmi untuk paspor 1 hari jadi, padahal kita tetap harus antri untuk foto dan wawancara. Jadinya sama aza dooong, cape juga, duit melayang, sayang duitnya boooww! Mending duitnya buat jajan atau beli tiket pesawat promo sekalian, hahaha.

**BIAYA PEMBUATAN PASPOR**
- Paspor biasa 48 halaman Rp. 355.000,-
- Paspor biasa 24 halaman Rp. 105.000,-
- e-Passport 24 halaman Rp. 405.000,-
- e-Passport 48 halaman Rp. 655.000,-

#ANOTHER NOTES#

Mulai tahun 2015 (tepatnya bulan apa saya kurang tahu) seluruh paspor warga negara Indonesia akan beralih ke e-Passport. e-Passport merupakan pengembangan passport konvensional yang ditanamkan sebuah chip didalamnya. Di Indonesia e-passport baru dilakukan uji coba dibeberapa kantor imigrasi tertentu. e-Passport saat ini masih bersifat optional, jadi masyarakat masih bisa mengajukan paspor konvensional atau paspor biasa sampai tahun 2015. Bila anda sekarang ingin membuat e-passport, semua tata cara pembuatannya kurang lebih sama, bedanya anda harus memiliki e-ktp dan biayanya tentu lebih mahal.


 Wah, tak terasa tulisannya panjang banget, semoga anda tak lelah membacanya yach, hahaha. Karena mengumpulkan info sebanyak mungkin itu penting dan bermanfaat bagi anda. Semua ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi saya berkali-kali bikin paspor dan terakhir pengalaman bikin paspor di kantor imigrasi Bandung via daftar paspor online.

Ada yang masih bikin bingung?
Silahkan bertanya dikolom komentar, nanti saya bantu jawab sebisa saya, kalau saya gak bisa jawab, saya bantu doa aza yach! xixixixi



(^_^) PASPOR SELESAI....HAPPY TRAVELING!
Suka dengan post ini? Jangan lupa klik LIKE dan SHARE yach, Terima Kasih..!!!

10 comments:

  1. Makasih tipsnya bun, bermanfaat sekali kebetulan lagi mo bikin paspor nih

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Bunda mau tanya kalo contoh format izin pembuatan paspor untuk usia dibawah 17 thn itu bagaimana? Mohon bantuannya bunda. Tolong balas ke email ak meirn7@gmail.com

    ReplyDelete
  4. kalo bukti pembayarannya hilang gimana??
    apa masih bisa ngambil paspor atau harus daftar dari pertama lagi dan harus bayar lagi???

    soalnya saya hilang bukti pembayarannya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah maaf ya baru balas, gimana udah di ambil paspornya?
      Kalau bukti pembayaran hilang masih bisa datang langsung ke kantor imigrasi tersebut, untuk meminta kwitansi pengganti, tinggal sebutin nama & menunjukkan tanda pengenal lainnya. Karena kalau sudah bayar pasti datanya sudah tersimpan di database imigrasi, jadi paspor tentu bisa di ambil :-)

      Delete
  5. Mba mau nanya, tdkan mba tulis kalau kita tidak datang di jadwal yg sudah ditentukan maka harus daftar ulang. Harus bayar lagi kah mba ? Atau hanya daftar ulang.

    Satu lagi, kalau kita sudah daftar online, kita tetap harus ambil no.antrian. itu dibatasi ga ya mba no.antriannya. kalau saya datangnya siang kita2 masih dapat ga ya mba ? Dan kakau ternyata saya tidak dapat no.antrian bagaimana ?

    Terima kasih sebelumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. daftar ulang via online gak perlu bayar kok, tinggal masukin data baru saja untuk mendapatkan jadwal baru...

      kalau sudah daftar online, biasanya ambil nomor antrian lagi di imigrasi akan tetapi nomor antriannya pisah dengan pendaftar yang non online, pendaftar online cenderung lebih sedikit antriannya (kadang malah kosong, hehe). Saya sarankan datang sebelum jam 1 siang kalau anda mau difoto hari itu juga, karena waktu pemotretan untuk paspor itu pukul 1 siang :-)

      Delete
  6. kalau untuk mendaftarkan anak dokumen2nya apa punya ortu.. selain akte kelahiran ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk anak cukup akte, kartu keluarga, ijazah sekolah terakhir (kalau ada) & yang paling penting surat orangtua, ini contoh formatnya ada kok di kantor imigrasi, intinya orangtua memberikan izin kepada sang anak untuk membuat paspor :-)

      Delete

(^_^) Thanks for reading..
Bila ada pertanyaan, silahkan tinggalkan komentarnya. I will try to reply as soon as possible. NO SPAM !! Semua komen spam & spam link yg tidak berhubungan dengan postingan akan di hapus! (^_^) Arigatou ne