Saya Sudah Menikah Looh!

Behind every happy wife, there's a great husband!
*Foto: Agustus 2015*

 Minggu kemarin saya menghadiri sebuah acara, disana saya banyak ketemu orang-orang baru pertama kali bertemu saya. Dan kejadian klasik pun terjadi, mereka kaget begitu tahu saya sudah punya 2 anak & sudah menikah,,,,,,,selama 10 thn! hahaha. kenapa saya bilang klasik? karena ini selalu terjadi bila saya bertemu dengan orang baru. Mereka berpikir saya masih mahasiswi atau belum cukup usia lah untuk menikah apalagi punya anak. Bahkan ada seorang gadis cantik yang mengajak saya kenalan sampai kaget dan berkata "ya ampun? kamu cuma beda 1 thn sama aku tapi udah married? (sambil memicingkan mata) you married by accident??" atau ibu-ibu yang sangat penasaran sekali "kamu sudah menikah 10 thn? apa rahasia kamu bisa langgeng sama suami selama itu???" *new updated...sekarang bahkan saya sudah menikah selama hampir 13 tahun*

 Dengan tersenyum manis, saya menjelaskan pada mereka dan pada gadis cantik itu bahwa saya menikah di usia muda bukan karena 'kecelakaan'. Huuufttt entah mengapa saya tidak suka mendengar kata itu, menikah itu keputusan terindah yang pernah saya buat, sedangkan kata kecelakaan itu sama seperti bencana. Masa menikah disamakan dengan bencana? Dan pada kenyataannya saya menikah bukan karena sudah hamil duluan (saya tau itu maksud dari rasa penasaran mereka, zaman sekarang mana ada sech anak abg mau menikah kalau bukan karena hamil duluan?). 


ibu muda bijak putri ehara
19-10-2002 is the best day in my life <3
 Saya memutuskan menikah di usia yang masih muda (bahkan saya belum punya ktp :-p ), dengan kekasih saya yang saat itu berusia 21 thn, karena kemauan kita berdua. Sebagian keluarga menentang kami, bahkan mereka berpikir bahwa hubungan kami tidak akan lama, tapi kami tetap pada keputusan kami dan orang tua kami pun setuju. Kami berpikir dengan masak, bahkan merencanakan akan menunda kehamilan hingga 5 thn ke depan. Tapi tuhan berkehendak lain, 3 bulan setelah saya menikah saya hamil walau saya sudah di KB. Menyesalkah saya? tidak, justru saya & suami sangat bahagia akan mempunyai seorang anak karena kami berdua suka anak kecil.


Masa kehamilan membuat saya menjadi semakin mencintai mama saya. Hamil & melahirkan anak itu sungguhlah tugas yang tidak mudah! Tapi saya sangat Bahagia menjalani masa-masa itu :-)
 Tapi seperti masyarakat luar tidak menyukainya, mereka bergunjing bahwa memang benar saya menikah karena hamil duluan. Saya cuek saja, biarlah orang mau berkata apa. Benar saja, di usia kehamilan 6 bln, orang-orang sibuk bertanya, kenapa saya belum melahirkan? mereka berpikir usia kehamilan saya sudah 9 bln! ahaha. Kenapa mereka begitu memusingkan  urusan saya, entahlah! Saya sech senang saja, mereka semua begitu perhatian kepada saya. Setelah melahirkan di waktu yang jauh dari prediksi orang-orang, semua seakan baru mempercayai bahwa saya bukan 'mba'. 

 Setelah anak lahir apakah semua urusan menjadi lancar? Tentu tidak, hidup saya hampir sama seperti kehidupan orang dewasa rumah tangga lainnya. Kami tinggal jauh dari keluarga, hidup di rumah kontrakan dan mencoba membangun usaha sendiri. Suasana di rumah semakin ramai karena lagi-lagi KB saya bocor, dan saya hamil anak kedua disaat anak pertama masih baby. Jadilah kami berempat mencoba untuk menjalani hari sebagai keluarga yang mandiri. Boleh dibilang perasaan saya saat itu seperti naik roller coster, naik-turun, menanjak, menikung, berputar-putar. Tapiiiiii, saya tidak sendiri, disebelah saya ada suami yang selalu setia memegangi tangan saya. 




~~Kaka Viqie & Ade Virgie~~
Anak kecil yang ngurus 2 anak kecil, begitu kata orang-orang pada saya saat itu, hahaha.

 Romantis? Sayangnya suami saya bukan orang yang romantis tapi dia adalah ayah yang sangat bertanggung jawab dan cinta keluarga. Sebagai seorang suami dia selalu ada setiap saya butuh 'seseorang', dia teman curhat terbaik yang pernah saya miliki, dia seperti ayah yang selalu menjaga saya, dia juga guru yang banyak mengajarkan arti kehidupan. Saya sampai detik ini masing sering egois, manja & kekanak-kanakan tapi dia selalu mengerti saya. Hingga saat ini dia tidak pernah memberi saya satupun tangkai bunga mawar kepada saya bahkan di hari valentine! Tapi dukungannya kepada saya sudah seluas hamparan padang bunga, hahaha saya lebay? mungkin, tapi itulah penggambaran betapa tidak romantisnya suami saya itu sungguh romantis bagi saya. 


ibu muda bijak putri ehara

  Saya menjalani hari-hari sebagai Bunda dan istri apa adanya, makanya saya bingung bila ditanya 'apa rahasia?'. Hidup saya tidak selalu indah, terkadang saking sulitnya saya menangis, tapi setelah puas menangis saya menghapus airmata saya dan kembali tersenyum menjalani hari saya. Saya gak mau keluarga melihat saya menangis, karena saya gak mau buat mereka sedih. Tapi bila hati sedang kesal, menangis akan membuat hati jadi ploooong! Jangan pikir saya menangis karena disiksa suami yach? hihihi Alhamdulillah selama saya hidup dengan dia, dia tidak pernah sekalipun memukul saya, nyubit aza dia gak berani, soalnya saya lebih galak, hahaha.

 Memang karena usia yang sama-sama muda, saya dan suami masih terlihat seperti orang pacaran. Kelakuan kami juga tidak berubah, masih seperti dulu ketika masih pacaran, nge-date berdua, saling bercanda dan menggoda. Lucunya, karena kami dulu masih pindah-pindah kontrakan. Orang-orang dilingkungan baru kami bahkan pak RT berpikir bahwa saya dan suami itu baru menikah dan kami mengasuh anak kakak kami. Kepala sekolah dan guru di TK dan SD anak-anak saya berpikir saya adalah tante mereka, saya lagi ambil rapor anak-anak masih saja ada guru yang bertanya "loh, kenapa bukan mamanya yang ambil?" Hadeuuuh,,Bu emangnya gak liat kartu KK dan akte anak saya?? kan nama saya ada disana,,hahahaha


Waktu berlalu sungguh cepat, rasanya baru kemarin saya melahirkan dan menggendong  mereka ...

  Kehidupan pernikahan saya yang telah mencapai usia 10 thn ini seakan menjadi babak baru hidup saya. Kini kami tidak lagi berpindah-pindah karena akhirnya kami berhasil membeli rumah berbentuk ruko yang menjadi tempat berlindung kami sekaligus tempat kami mencari rezeki. Anak-anak saya saya kini sudah tumbuh besar dan mulai mandiri karena mereka tahu Bunda dan ayahnya sibuk bekerja di toko. Saya merasa ini saat saya untuk semakin aktif berkarya, menulis blog disana-disini, berbisnis sesuai dengan hasrat saya di dunia fashion dan mengejar impian-impian saya yang belum tercapai. Semua saya lakukan dengan dukungan penuh dari keluarga  dan saya tidak pernah melupakan tugas saya sebagai Ibu rumah tangga (karena hingga saat ini saya gak punya pembantu). 

 Cerita kehidupan saya panjaaaaang, kalau diceritain semua novel twilight saga kalah tebalnya dech! :-p Ini juga saya udah cerita panjang lebar, setidaknya itulah jawaban saya tentang kehidupan pernikahan saya selama 10 thn kepada orang-orang yang penasaran dan tidak percaya dengan status saya, hehehe. Makanya pepatah don't judge book by it's cover itu benar banget. Penampilan saya ya memang seperti ini, bukan saya sok terlihat seperti anak muda, tapi memang saya masih muda (^_^) Saya tidak pernah menutupi siapa diri saya, saya selalu bangga dengan identitas saya sebagai Ibu muda. 

 Menikah di usia muda bukan berarti aib, menikah di usia muda juga bisa bertahan lama. Hidup saya masih panjang tapi saya tidak punya rahasia khusus, saya menjalani hidup saya apa adanya. Saya gak pernah merasa lelah, bosan, atau menyesal dengan keputusan saya untuk menikah muda. Ini semua bagian dari kehidupan saya, saya tidak pernah menyesali kehidupan yang sudah diberikan Allah kepada saya. Semua yang terjadi dalam hidup saya membuat saya bahagia, bahagia membuat saya selalu tersenyum, senyum itulah yang membuat saya (dan suami) tampak selalu awet muda.


ibu muda bijak putri ehara
We are Happy Family <3


 "Learn to enjoy every minute of your life. Be happy now. Don't wait for something outside of yourself to make you happy in the future. Think how really precious is the time you have to spend with your family. Every minute should be enjoyed and savored." 


(^_~)* BE HAPPY WITH YOUR LIFE
Terima kasih sudah mau membaca celotehan Bunda.

45 comments:

  1. awhh..so sweet.. can i be more stronger like you?? salam kenal ya bunda... love to read your post..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes u can be stronger like me,,just start your day with a BIG smile & positive think that today will be a great day! thats always works for me :-)
      hehehe,,salam kenal juga yach,,terima kasih mbak Tika(atau saya panggil bunda juga?) sdh mau mampir ke blog saya (^_^)/

      Delete
    2. This comment has been removed by a blog administrator.

      Delete
  2. Hehe...bagus bgttt...
    saya juga menikah muda setelah lulus sma:-)
    org"mengira juga seperti itu...kecelakaan...
    tau nya gak..hehe
    Umr saya skrng 22th...n anak saya 2..hampir mirippp hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai (^_^)/ hanna,,salam kenal yach!
      kita sesama young mommy dong,,hehehe,,biarpun sdh jadi mommy tetap merasa muda yach? sama anak kyk sodara, sama suami kyk pacar, xixixi. Semoga pernikahan kita yg terjadi di usia muda ini langgeng smp kakek-nenek <3

      Delete
  3. So sweet bgt dech bunda .. salam kenal yaa Bunda .. ak jg pngin nikah muda .. :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. (^_^)/ Haiii juga Fenti <3
      ach kamu tau aza Bunda memang se-sweet gula, hihihi :-p
      yg penting jgn jadikan usia patokan untuk kapan menikah tapi menikahlah saat hati kamu sdh benar2 siap untuk menjadi ibu rmh tangga bagi keluarga kecil kamu (^_~)*

      Delete
  4. Mbak adalah adlah satu penguat iman saya.. gegara pacar ajak nikah.. sedangkan saya yg masi umur 20 taun ini masih mrasa terlalu dini untuk menikah.. ternyata umur bukan penentu yah... aaa makasiihhh critanya *peluk*

    ReplyDelete
  5. (^_^) awww so sweet....saya senang bila cerita saya bisa membantu menguatkan iman kamu,,xixixi,,tapi yang terpenting adalah hati kamu yach :-) bila hati sudah mantap,,why not married now? jangan terpengaruh sama omongan negatif di luar,,karena yang menjalaninya kan kita bukan orang lain,,hehehe :-)
    umur tidak bisa menjamin kedewasaan seseorang,,menikah krn itungan umur justru bisa menyebabkan menikah karena 'terpaksa',,jadi menikahlah krn hati & cinta,,terdengar lebay mungkin but thats the truth (^_^) i wish you will be happy ever after with your boyfriends <3

    ReplyDelete
  6. Hello bunda, inspiratif bgt ceritanya. Aku jg mahasiswi smt akhir yg sebenernya pgn bgt buat nikah muda berhubung ngeri bgt liat pergaulan bebas saat ini.
    Tp lagi2 saya galau dan gamang bgt masalah kehidupan ekonomi pasca menikah. Pacar kerjanya masih gitu2 aja, saya jg samasekali blm kerja. Bisa dong bunda share secara detail kehidupan dan langkah2 membangun perekonomian pasca menikah :) maaf sebelumnya ya bun, tp ini kegalauan terbesar buat nikah muda buat banyak orang. Thanks before :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai ullya sayang...
      Terima kasih sdh mau membaca cerita saya,,semoga tdk bikin bosan yach,,xixixi :-p
      That's a good question, masalah keuangan memang jadi bahan pertimbangan nomor 1 saat menikah, bahkan sesudah menikah pun masalah keuangan bisa jadi 'masalah'.
      Sekarang saya tanya balik dulu, mau menikah karena cinta atau karena uang? Maaf bukan saya kasar, tapi inilah yg saya tanyakan pada diri saya saat saya memutuskan untuk menikah..
      saya mau menikah karena cinta atau uang?
      kalau karena uang, saya mending menikah nanti saja & mencari pria lain yg lebih mapan (karena saat itu suami saya msh kuliah & . Tapi saya memilih menikah karena cinta, masa bodo dgn uang, karena menurut saya uang bisa dicari belakangan (itu pemikiran anak kecil looh, hahaha)
      Saya bukan ahli keuangan, jadi saya akan menceritakan berdasarkan pengalaman hidup saya saja yach :-)
      3 bln pertama menikah kami masih menumpang dirumah orangtua suami, karena suami bolak-balik keluar kota untuk kuliah & sorenya bekerja di bengkel milik ayahnya. Satu hal yg perlu diketahui, suami saya memang anak yg mandiri. Walau orangtuanya punya bengkel yg cukup besar tapi saat itu suami posisinya bukan sebagai anak pemilik melainkan ikut bekerja disana & mendapat gaji sama seperti pegawai lainnya. Yaa ternyata keluarga suami sudah mengajarkannya untuk mandiri dalam mencari uang sejak SMA! Singkat cerita, setelah menabung selama 3 bulan kami memutuskan untuk nge-kos di daerah yg gak begitu jauh dr bengkel tempat suami kerja. Kami punya pemikiran bila sudah menikah harus pisah dari keluarga agar kami semakin mandiri. Saya jelas tdk bekerja, karena saya masih sekolah, ditambah lagi saat itu saya hamil muda anak pertama. Suami bolak-balik kuliah & kerja, baru pulang kerumah malam hari dengan membawa uang gaji hariannya yg terkadang hanya cukup untuk membeli beras. Saya pun baru menyadari menikah karena cinta itu sulit! hahaha uang ternyata sangat penting! menyesalkah saya? tidak, sama sekali tidak!
      Saya & suami menyadari saat itu kami dalam kondisi keuangan yg sangat terpuruk, tapi kami enggan meminta bantuan keluarga karena ingin menunjukkan pada keluarga bahwa kami bisa mandiri walau menikah di usia muda. Dengan berat hati suami berhenti kuliah, dia memutuskan untuk full bekerja. Mama saya memang suka mengirim uang 'jajan' untuk saya tiap bulan, nah uang itu saya kumpulin lalu saya pakai untuk modal berjualan baju kreditan. Dari mulai jualan cuma 6 potong baju bisa bertambah jadi lusinan, keuntungannya saya putarkan lagi menjadi modal dagang. Sedangkan uang yang suami dapat dipakai untuk membiayai kehidupan sehari-hari & sedikit ditabung.
      Hingga akhirnya anak pertama belum genap usia 1 thn, saya kembali hamil. Kami memutuskan untuk mengontrak dirumah yg lebih besar, saya terpaksa menggunakan semua uang modal jualan baju kresit saya untuk membayar rumah kontrakan selama 2 thn. Saya kembali tidak bekerja karena kekurangan modal, hanya suami yang bekerja. 2 tahun dirumah kontrakan itu terasa berat, rumah kontrakannya besar tp kosong melompong karena kami gak mampu beli furniter selain tv, hahaha. Pengeluaran belanja buat beli susu & pampers 2 anak itu besar sekali looh! Saya & suami kadang cuma makan nasi goreng bawang putih (nasi, bawang putih & minyak saja) untuk berhemat, yang penting anak-anak minum susu & makan makanan yg bergizi (jadi saya masak cuma untuk anak2 saja).
      Hingga akhirnya di tahun ke 5, saya & suami memutuskan untuk pindah ke luar kota. Kami pindah ke daerah asal suami, sumedang. Kami lagi-lagi kembali ngontrak ruko kecil & dengan sisa uang tabungan kami membuka toko sendiri, toko kacafilm mobil yg barangnya cuma sedikit sekali. 1 tahun ditempat baru kami jalani dengan penuh 'penderitaan', uang kami memang pas-pasan tapi karena niat awal menikah karena cinta, saat gak punya uang saya & suami cuma saling bercanda aza "makan tuch cinta" hahaha..

      Delete
    2. Jalan keluar mulai terlihat saat ada bank negeri membuka penawaran kredit untuk UMR, kredit untuk pengusaha kecil tanpa jaminan. Kami pun memberanikan diri untuk mendaftar. Karena masih baru pertama kali kami cuma diberi modal 5 juta. Angka segitu sungguh sangat besar bagi kami, Suami menambah barang dagangan di toko sedangkan saya kembali berjualan baju kredit. Suami tak pernah mengeluh walau bekerja keras tanpa pegawai (karena saat itu belum mampu gaji pegawai) saya pun tak malu berjualan baju kredit keliling dari TK ke TK (krn saya mengincar pembeli ibu-ibu TK). Nah disitulah titik bangkitnya ekonomi keluarga kami, dengan modal awal segitu, kami terus memutarkan hasil keuntungan berjualan menjadi modal. Lama-lama toko suami semakin besar hingga saya akhirnya ikut membantu menjaga toko karena akhirnya saya memiliki pegawai yg mau berjualan baju keliling menggantikan saya. Begitulah seterusnya hingga akhirnya setelah 10 thn menikah & berkerja secara mandiri kami bisa membeli ruko sendiri, walau kecil yg penting punya sendiri. Saya sekarang memang banyak diam di toko tp hingga saat ini masih berjualan baju kredit, bahkan terkadang menerima pesanan kue & bekerja secara online. Memang sech sekarang kami tak lagi makan nasi goreng bawang (kenangan banget dech itu makan nasgor penderitaan kalau kata suami, hahahaha) tapi perjuangan kami belum berakhir disini, justru skrg saya & suami masih harus bekerja extra keras untuk mengumpulkan dana sekolah anak-anak & membayar setumpuk tagihan. Tapi kami merasa sangat bahagia, karena perjuangan kami dalam mencari uang ini justru membuat kami semakin mesra looh.
      Panjang ya cerita saya, aslinya lebih panjang lagi, hehehe. Intinya membangun perekomian pasca menikah itu memang butuh waktu & unlimited! Alias tiada batasnya!
      Jadi kamu jangan takut duluan, walau kamu gak kerja kamu bisa kasih dukungan buat calon suami kamu agar dia semangat bekerja (itu yg paling penting). Kamu bisa berdiskusi dengan calon suami kamu, kamu mau membuka usaha sendiri atau bekerja juga. Ingat yach, bila sudah menikah semua hal masalah keuangan harus dibicarakan dulu dengan suami agar tidak ada hal-hal yg tidak diinginkan. Mengatur keuangan secara bersama itu butuh 'kepala dingin' & menghilangkan semua sifat egois kita. Selama Proses membangun perekonomian keluarga secara tidak tidak langsung juga membangun kemandirian & kedewasaan kita. Jadi just let it flow aza yach ullya sayang (^_^)
      Im not expert tapi kalau kamu butuh teman ngobrol bisa kirim email aza ke saya --> miss.ehara@gmail.com

      Delete
    3. aslm.........
      salam kenal bunda,,,
      saya juga ibu muda umur ku 24 tahun udh 5 thn menikah dan punya 2 org anak,,,
      aku mau curhat nich,,,,,
      boleh ngak,,,,,

      Delete
  7. Wah, Inspiratf bgt. Saya dulu juga nikah muda di usia 18. Dan skrg 26 udah punya 2 anak.:-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah,,kita seumuran dong bunsay :-)
      Menikah muda itu memang ada aza cobaannya tp bukan berarti tdk bisa dijalani, semoga pernikahan kita masing2 bisa langgeng terus sampai kakek-nenek yach <3

      Delete
  8. saya kelas 2 SMA rencananya setelah lulus pacar saya mau ngelamar saya dia sudah lulus kuliah kami pacaran sudah 3 tahun kurang.. saya takut saat dia melamar ortu saya tidak setuju saya bingung nanti hrus gimana,, apa saya harus marah atau menuruti ortu tp saya sangat sayang dan cinta sma dia saya menerima dia apa adanya.. kami juga saling mencintai karena Allah swt.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf yaaaa baru bunda balas (>_<) *kelewat komennya*

      Oke gini, sebelumnya ortu kamu tau gak kalau kamu pacaran sama dia? apakah kamu udah pernah mengenalkan pacar kamu ke ortu kamu? kalau jawabannya belum, ya bisa-bisa ortu kamu sakit jantung kalau mendadak ada cowo yg datang mau ngelamar anaknya, hehehehe.
      jalan yang terbaik, mulailah mendekatkan pacar kamu dengan ortu kamu, agar ortu kamu mengenal sosok pacar kamu. kalau pacar kamu serius mau ngelamar kamu dia juga harus menunjukkan keseriusannya kepada ortu kamu . Saya yakin ortu kamu pasti setuju asaaaaal, mereka melihat niat & keseriusan kamu untuk menikah di usia muda dengan pacar kamu itu...dan keseriusan serta tanggung jawab pacar kamu yg 'berani' melamar kamu di usia muda. Masih ada waktu kan sebelum kamu lulus? persiapkanlah diri kamu dahulu, buat persiapan untuk menikah yaaaa,,tapi mempersiapkan diri kepada orang tua kamu bahwa kamu sudah pantas untuk menikah :-)
      kalau perlu konsultasi lagi sama bunda *kayak psikater aza* xixixi
      kirim email aza yaa... miss.ehara@gmail.com

      Delete
  9. bagus bgt ceritanya bunda :)
    bun, saya wanita usia 18 dan saya dan pacar saya (22th) sudah memantapkan hati kami untuk nikah muda tapi orang tua saya tidak setuju krn saya hrs lanjut kuliah padahal scr finansial kami sdh mapan krn sama2 sdh pnya pekerjaan tetap terutama dia sdh punya rmh sendiri
    mohon solusinya bundaa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai sayang,maaf ya bunda telat balasnya (^_^)

      Masih galau sekarang? hehehe..
      Wajar ya bila orang tua kurang setuju bila kita menikah muda (tergantung orang tuanya juga yaa) karena orang tua menganggap kita masih muda, lebih baik sekolah dulu, kuliah dulu, kerja & cari uang dulu yang banyak baru menikah. Mereka rata-rata ketakutan akan kehidupan finansial kita setelah menikah. Kesannya orang tua kita itu matre ya, tapi maksud orang tua itu baik kok, mereka gak mau anak perempuannya terlantar & susah setelah menikah nanti.
      Lagi-lagi saya bertanya dulu ke kamu & pacar kamu, sudahkah kalian mantap untuk menikah dengan segala resiko terburuknya? (dijauhi orangtua krn dia anggap gak nurut) Bila jawaban kamu ya, tunjuklah pada orangtua kamu bahwa kalian siap! Loh kok kesannya disuruh gak nurut orang tua?? bukan, bukan saya menyuruh kamu jadi anak kualat. Tapi waktu itu saya mengalami hal yang sama seperti kamu, banyaaaaak sekali yang menentang keputusan saya, tapi kami tetap mantap untuk menikah walaupun ketika acara pernikahan kami banyak yang cemberut, ahahaha. YAng bergunjing juga tak kalah banyaknya, walau kuping panas tapi mulut tetap senyum saja.
      Buktikanlah pada mereka bahwa kamu & kekasih hati sesungguh menikah karena memang hati sudah mantap & menikah karena ibadah (bukan sekedar cinta buta). Kamu harus mulai berdiskusi dengan kekasih hati, langkah & rencana apa yang bakal kamu ambil setelah memutuskan menikah. Kamu bisa lanjut kuliah setelah menikah atau membuka usaha sendiri bersama suami, pokoknya tunjukkan kepada orang tua kamu, kamu sudah mantap untuk menikah & punya rencana yang matang untuk membuktikan kehidupan kamu setelah menikah tidak akan menyusahkan orang tua lagi. Terkesan gampang? oh tidak, ini sulit untuk dijalani loh, hehehe. Tapi kalau kamu menjalaninya bersama kekasih yang kelak jadi suami kamu, semua akan terasa lebih indah & lebih gampang.
      (^_^) apapun keputusan kamu pada akhirnya, saya mendoakan yang terbaik untuk kamu & kekasih hatimu yaaa...

      Delete
  10. inspiratif sekali bun, saya sekarang berumur 22thn. rencana untuk menikah di usia 24-25 thn karena selalu berpikir untuk kerja dulu, ngumpulin uang yg banyak, seneng2 dulu sama nyenengin org tua (misal ngajak jalan2 keluar kota atau memberikan barang tertentu).
    tp lingkungan selalu "menggoda" saya hha misalnya liat temen yg udah nikah dan punya anak, ditambah lagi baca blog ini. terkadang suka ngiler pengen nikah (walau sekarang sedang tidak punya calon). >,<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha,,aduh maaf ya say,,aku baca komen kamu malah ketawa & senyum2 sendiri...ngiler pengen nikah tp gak pny calon...xixixi :-p
      Eitss,,jangan salah artikan yach,,aku bukannya ngeledek nech,,kalau memang kamu sekarang lg sendiri ya dinikmati aza kesendirian itu (^_^) Believe me, after married you will not feel that again,,hahaha *pengalaman pribadi*
      Menikah itu harus dari hati,,hati sudah mantap menikah,,baru segera ke pelaminan :-D tapi harus ada 2 hati yg mantap yaaaa,,biar menjalani pernikahannya sama-sama enjoy karena 2 hati yg sudah mantap (^_^)
      Sekarang kamu lanjut aza kerja, ngumpulin duit, senang2 & bahagia-in ortu,,,jgn kepikiran,,wah udah umur segini nech,,harus married skrg juga! hehehe,,,let it flow aza,,,nnt juga kamu akan ketemu jodoh kamu seiring berjalannya waktu <3

      Delete
  11. lagi nulis novel bergenre teenlit, nyari-nyari data untuk pernikahan muda, ternyata nyangkut di kerajaan yang indah ini. terima kasih Bunda, saya sangat senang sekali pisan, membaca tulisan kisah bunda muda. mau minta pendapat bunda, dalam novel saya, tokoh cewe dan cowonya mau nikah muda nih, Sherly sama Fauzi, cewenya 19 tahun, cowonya 20 tahun, Sherly udah ga punya ibu, fauzi udah ga punya ayah, nah, ibu Fauzi meninggal duluan, lalu ayah Sherly meningal juga dalam kecelakaan, ia meninggalkan sebuah perusahaan besar, rumah fauzi kebakaran lagi, adoh kasian, sekarang Fauzi tinggal di rumah Sherly sama adiknya Fauzi (Aida). pertanyaannya, Fauzi sama Sherly minta kesaya supaya dinikahkan, sebagai sang sutradara sekaligus wali hakim, apakah yang harus saya lakukan? minta sarannya bun, soalnya si cewek ngebet banget ingin nikah, sementara cowoknya cool banget.he he he. tks b4 bunda.

    ReplyDelete
    Replies
    1. (^_^)/ HAiiii Dens,,
      Mohon maaf sebelumnya kalau baru dibalas,,maklum notifnya suka kelelep notif2 lainnya (-__-)

      Ahahaha,,kerajaan apa atuh sampai bikin bahagia gitu :-p
      Wah, jadi ceritanya lagi pusing nulis novel ya? bunda juga suka nulis novel tapi nulisnya dikepala aza alias cuma untuk khayalan diri sendiri,,ahahaha

      Jadi ini si cewe-cowo udah yatim-piatu? trus ada konflik / masalah apa yg mengganjal mereka untuk menikah? kalo ada konfilk yg mengganjal jadi lebih seruuu kan ceritanya? :-D Kalo dari cerita kamu,,si fauzi udah numpang tinggal di rumah sherly? kan bukan muhrim jadinya,,bisa dibikin jadi sebuah konflik kan itu,,xixixixi,,intinya sebelum keputusan menikah keluar dibikin susah dulu ceritanya,,dibuat seakan-akan gak akan happy ending tapi ternyata endingnya si cowo dengan gagah perkasa berani melamar si cewe yg sdh merasa hopeless..

      (^_^) xixixi,,tapi semua terserah kamu sech,,yg jelas happy ending selalu jadi favorit di novel teenlit,,,kalau novelnya sudah jadi kasih tau saya yaaa,,dikirimin novel jadinya juga boleh,,hahahaha *ngerayu*

      Delete
  12. aish, kerajaan bunda kan yg luar biasa. terima kasih Bun sarannya, ya semoga novel saya best seller, diterjemahkan dalam 20 bahasa, xixixi, ngarep.com, kalem aja Bun,yg penting doain novel ane sukses ya bun, btw bunda lebih muda dari saya ternyata, 10 tahun.

    ReplyDelete
  13. Positive thinking.... wow, bunda salah satu praktisinya... senangnya bs kenal ... alhmdulillah, mdh2an aq bs spt ini, how lovely if everyday is lovely day like your day... bunda.. kata2 alinea terakhir blh ya aq pakai? Kata2nya bijak sangat..masyaAllah, sangat menginspirasi.
    Btw, dgn segitu banyak kesibukan, bunda tak pny pembantu,,? #kedipkediptakjub# masyaAllah...
    Bun, dagang baju keliling tu kan butuh kesabaran ekstra kan? Menghadapi org yg memandang qta sebelah mata, merayu org utk membeli dagangan sampai menghadapi kredit macet. Itu bgmn menghadapinya bun?

    ReplyDelete
    Replies
    1. (>_<) Mohon maaf saya telat setahun membalas komennya...
      My day maybe not always lovely everyday,,menikah itu terkadang ada pahitnya juga, tapi selama kita senantiasa bersyukur masih bisa menjalani hari dengan orang tercinta, kita akan selalu kuat untuk menjalani hari2 ini..
      Sampai detik ini saya masih tidak pakai pembantu, sayang uangnya lebih baik untuk biaya sekolah anak, hehehe. Alhamdulillah suami termasuk pria yang tidak malu & ragu untuk turun tangan membantu pekerjaan rumah tangga, mulai dari mencuci hingga beberes rumah lainnya. Bahkan sekarang anak-anak juga sudah bisa bantu memasak :-) Jadi saya banyak bala bantuannya..hehehe
      Saya gak pernah malu berdagang keliling, selagi barang yang kita jual itu halal kenapa mesti malu? hehe...saya menganggap calon pembeli itu teman, menawarakan barang dengan cara saya memakai barang tersebut, sehinggu banyak yg tertarik & ingin punya baju, tas, sepatu, kerudung, hingga kosmetik seperti yg saya pakai :-D kalau ada kredit yg macet itu wajar, tapi alhamdulillah karena harga dagangan saya tergolong murah walaupun dikreditkan jadi hampir tidak pernah ada kredit macet :-)

      Delete
  14. nice story, thanks for sharing :)
    Saya jga ada rencana nikah mudah, tapi belum ketemu sama partnernya hihi

    ReplyDelete
  15. salut ama ibu muda yang satu ini :)

    ReplyDelete
  16. Ya ampun bun... sweet ngtt :)
    Iya yaaa... jadi terinspirasi juga nih
    Jadi pengen, tapi saya masih SMA, menurut bunda kalau saya sama sama nikah muda sama seseorang, tapi seseorang itu seangkatan saya, gmn?
    Salam kenal bunda cantik ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal juga bintang :-)
      Kalau menurut pengalaman saya, usia itu bukanlah suatu patokan untuk menikah. Kalau memang sudah siap, sudah sama-sama dewasa & mengerti semua resiko & tanggung jawab setelah menikah, kenapa tidak? Jangan lupa direstui oleh kedua belah pihak orang tua yach (^_^)

      Delete
  17. Assalamualaikum bunda,alhamdulilah seneng banget sama kisah kisah inspiratif kaya gini.Gak nambah adiknya bun?hehe.saya baru mau 20 tahun bun,tapi udah ngebet banget jadi ibu rumah tangga.bayangin nya aja udah adem banget kayanya,gmna kalau udah di jalanin yah bun?kmaren udah ada yg sedia,dan saya nyambut itu baik.Tapi lama kelamaan dia cuek gtu,katanya dia blum punya rumah sndiri padahal dia kerjanya udah lumayan.Padahal udah aku bilangin kita dari bawahnya bareng bareng,tapi dia kaya ga siap gtu.sharing aja sih

    ReplyDelete
    Replies
    1. (^_^)/ Halo Oryza..
      Buat saya menikah di usia muda untuk menghindari segala kemungkinan negatif, jadi memang jadi Ibu rumah tangga itu bikin adem. Menjalani rumah tangga mungkin tidak senantiasa adem ayem, karena pasti ada aza masalahnya, tapi semua masalah bisa dilewati bersama bila saat menikah kita kuat berkomitmen untuk menjalani pernikahan ini. Kalau seorang laki-laki serius sama kita, pasti dia akan segera meminang kita. Bukan berarti saya 'menuduh' cowok kamu gak serius ya?? mungkin dia lagi galau aza, hehehe. Kamu bisa meyakinkan dia bahwa menjalani pernikahan dari nol itu sungguh sesuatu rasa, berat untuk dijalani tapi saat berhasil melaluinya dengan akan sangat terasa bahagianya :-)
      menikah itu bukan untuk bahagia bareng saja, tapi juga susah bareng & menangis bareng :-)

      Delete
  18. Wahhh seru banget ya bun.. Bener banget loh bun lebih baik langsung nikah daripada lama pacaran. Hihi :D
    Salah satu mimpi terbesarku juga, aku ingin nikah muda. Tapi aku masih kelas 2 SMK, sempet berpikir pengen kuliah juga.. Tapi sekarang aja udah ngebet pengen gendong baby dan punya baby sendiri.. Hehe
    Tapi aku juga belum punya calon suaminya.. Hehe

    ReplyDelete
  19. Inspiratif bgt cerita kakak, aku skrg umur 18 thn kak. Aku sm pacar putusin buat nikah muda karna kita pengen berjuang sama2 dari nol. Tp ya namanya hidup pasti ada org lain yg komentarin ya, trutama org tua kita berdua yg gak terima abis2an. Mnurut kakak saya harus gimana?

    ReplyDelete
  20. inspiratif..
    semoga hari-hari yang bunda jalani penuh barakah :-) , oh ia bun bagaimana dengan pengalaman mendidik anak apakah bunda cari referensi dari buku untuk mengetahui/memahami anak atau bagaimana bun ?

    ReplyDelete
  21. Aku Widya Okta, saya ingin bersaksi pekerjaan yang baik dari Allah dalam hidup saya kepada orang-orang saya yang mencari untuk pinjaman di Asia dan bagian lain dari kata, karena ekonomi yang buruk di beberapa negara. Apakah mereka orang yang mencari pinjaman di antara kamu? Maka Anda harus sangat berhati-hati karena banyak perusahaan pinjaman penipuan di sini di internet, tetapi mereka masih asli sekali di perusahaan pinjaman palsu. Saya telah menjadi korban dari suatu 6-kredit pemberi pinjaman penipuan, saya kehilangan begitu banyak uang karena saya mencari pinjaman dari perusahaan mereka. Aku hampir mati dalam proses karena saya ditangkap oleh orang-orang dari utang saya sendiri, sebelum aku rilis dari penjara dan teman yang saya saya menjelaskan situasi saya kemudian memperkenalkan saya ke perusahaan pinjaman reliabl yang SANDRAOVIALOANFIRM. Saya mendapat pinjaman saya Rp900,000,000 dari SANDRAOVIALOANFIRM sangat mudah dalam 24 jam yang saya diterapkan, Jadi saya memutuskan untuk berbagi pekerjaan yang baik dari Allah melalui SANDRAOVIALOANFIRM dalam kehidupan keluarga saya. Saya meminta nasihat Anda jika Anda membutuhkan pinjaman Anda lebih baik kontak SANDRAOVIALOANFIRM. menghubungi mereka melalui email:. (Sandraovialoanfirm@gmail.com)
    Anda juga dapat menghubungi saya melalui email saya di (widyaokta750@gmail.com) jika Anda merasa sulit atau ingin prosedur untuk memperoleh pinjaman.

    ReplyDelete
  22. Apakah Anda membutuhkan pinjaman untuk investasi yang lebih besar? Pinjaman untuk ekspansi bisnis? Pinjaman untuk investasi baru? Pinjaman untuk melunasi utang jangka panjang dan tagihan. Cari tidak lebih, kami menawarkan pinjaman dengan bunga rendah, non agunan. Kami di sini untuk mengakhiri kemiskinan dan pengangguran, karena setiap orang memiliki / potensi sendiri. Hubungi kami hari ini dan Anda akan menjadi salah satu pelanggan kami yang terhormat. Email: Maryharryloanfirm@gmail.com Terima kasih atas dukungan Anda.
    balasan

    ReplyDelete
  23. Halo, aku Joy Wilson, pemberi pinjaman kredit swasta, yang Anda dalam utang? Anda membutuhkan dorongan keuangan? Saya sah terdaftar dan disetujui untuk mengontrol lembaga keuangan. Aku memberikan pinjaman untuk lokal dan internasional untuk semua orang yang membutuhkan pinjaman, dan dapat membayar kembali pinjaman, pada tingkat 2%. Aku memberikan pinjaman melalui transfer rekening atau cek bank juga mendukung. Tidak memerlukan banyak dokumen. Jika Anda ingin mendapatkan pinjaman dari perusahaan pinjaman reputasi kami.
    Anda dapat menghubungi kami melalui Email: joywilsonloanfirm@gmail.com

    ReplyDelete
  24. Hai kak.. Artikel ini bikin aku pengen curhat ke kakak gimana posisi aku sekarang 😅 boleh kan minta kritik dan saran ? Hehehe makasi 😅🙏

    ReplyDelete
  25. Mungkin nama Tuhan dipuji
    saudara-saudara saya, tuan menjawab doa-doa saya juga akan menjawab Anda, bagi mereka yang mengatakan bahwa tidak ada perusahaan pinjaman yang sah di internet, semua pembohong. Saya ingin Anda tahu bahwa masih ada pemberi pinjaman kredit yang baik dan nyata, dan ada satu yang digunakan oleh Tuhan untuk menjawab doa-doa saya.

    Saya telah menjadi korban penipuan internet dan saya ditipu dari approximatly 83 juta sampai saya bertemu dengan seorang teman yang bercerita tentang salah satu pemberi pinjaman benar, pada awalnya saya meragukan dia karena pengalaman masa lalu saya, saya takut, tapi teman-teman saya mengatakan kepada saya untuk tidak takAut bahwa ia adalah satu-satunya yang dapat membantu saya dalam masalah keuangan saya, saya mengambil keberanian untuk mencoba, kemudian saya diberitahu untuk membayar persetujuan kredit dan saya mengatakan kepada teman saya yang memperkenalkan saya kepada perusahaan dan teman-teman saya mendorong saya tidak takut, II mengikuti instruksi dan melakukan pembayaran, tapi yang terbesar mengejutkan saya setelah membayar biaya aku pinjaman saya dalam waktu kurang dari 2 jam.

    Hari ini adalah orang yang sangat bahagia karena Jennifer Brown Pinjaman Perusahaan membuat saya siapa saya, maka alasan untuk kesaksian ini. Ibu Jennifer Brown yang tepat dan pemberi pinjaman kredit terbaik di internet dan saya juga ingin memberitahu rekan saya saudara-saudara Indonesia untuk berhati-hati sehingga Anda tidak akan menjadi korban pinjaman perusahaan penipuan lebih.

    Catatan: jika Anda benar-benar membutuhkan pinjaman di internet hanya yakin saya dapat meyakinkan Anda kontak adalah Jennifer Brown dan aku memberikan jaminan penuh bahwa Anda akan mendapatkan pinjaman Anda dari perusahaan melalui emailnya: jenniferbrownloancompany@gmail.com
    Anda juga dapat menghubungi saya melalui email: sitiaryati075@gmail.com untuk informasi lebih lanjut.
    Tuhan memberkati kalian semua

    ReplyDelete
  26. Halo, saya Mrs Maureen Martins, pemberi pinjaman pinjaman pribadi. Apakah Anda dalam utang yang buruk? Anda ingin memperluas bisnis Anda, membayar tagihan Anda, renovasi rumah, atau jika Anda memerlukan bantuan keuangan. Kami memberikan pinjaman dengan bunga 2% kepada individu dan perusahaan di bawah syarat dan kondisi yang dipahami.
    hubungi kami melalui email:
    (Maureenmartinsloanfirm@gmail.com)
    MAUREENMARTNSLOANIRM

    ReplyDelete
  27. Halo untuk siapa pun yang membaca artikel ini, Nama saya Jude El nino dari sebagian Spanyol dan Indonesia, namun dibesarkan di Filipina, di mana hal-hal yang begitu keras, perekonomian sangat buruk, saya ingin memulai sebuah pabrik susu tapi tidak ada modal untuk memulai proyek besar dan mimpi, dan bank menuntut begitu banyak untuk collecterial, jadi saya memutuskan untuk melihat secara online sampai saya bertemu dengan beberapa perusahaan tetapi mereka scammed permintaan untuk satu kali pembayaran ke yang lain, jadi saya hampir menyerah sampai aku melihat sebuah artikel dari seseorang yang bersaksi tentang perusahaan pinjaman Mr. Dangote, pada awalnya saya pikir itu sama dengan perusahaan orang lain atas tuduhan penipuan uang thier kecil, tapi aku mengumpulkan keberanian untuk mengikuti kebijakan mereka dan sekarang aku CEO perusahaan susu waktu kecil dengan setidaknya 12 pekerja dan saya melakukannya dengan baik, berdoa untuk memperluas, jadi jika Anda membaca artikel ini, perusahaan pinjaman Mr Dangote adalah nyata dan begitu berlaku dan mendapatkan uang Anda sendiri Via pinjaman Dangotegrouploandepartment@gmail.com dan tingkat bunga hanya 1,5% dan pastikan ketika Anda mendapatkan pinjaman Anda, Anda membayar angsuran bulanan Anda tanpa penundaan, dan jika Anda tidak mengerti proses hubungi saya Via judeelnino@gmail.com

    ReplyDelete
  28. Anda berada di kesulitan keuangan? Apakah Anda ingin memulai bisnis Anda sendiri? Perusahaan pinjaman didirikan organisasi hak asasi manusia di seluruh dunia dengan tujuan tunggal membantu orang miskin dan orang-orang dengan kesulitan keuangan yang hidup. Jika Anda ingin mengajukan pinjaman, kembali ke kami dengan rincian di bawah email: julietowenloancompany@gmail.com


    Nama lengkap:
    jumlah pinjaman :
    Pinjaman Durasi:
    Pendapatan bulanan :
    negara:
    Seks:
    Nomor telepon:
    Tanggal lahir :

    Terima kasih dan Tuhan memberkati
    JULIETOWENLOANCOMPANY
    (Julietowenloancompany@gmail.com)
    Ibu Juliet

    ReplyDelete
  29. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete